‘Nevertheless’ Ep.9: Song Kang Putus Asa di Hadapan Han So Hee

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Menjelang tamat, drama “Nevertheless” semakin menarik untuk disaksikan. Kira-kira bagaimana akhir dari drama yang dibintangi Song Kang dan Han So Hee.

Menjelang penayangan episode 9 yang tayang malam ini, Sabtu 14 Agustus 2021, JTBC telah merilis membagikan cuplikan momen emosional. Song Kang tampak putus asa di hadapan Han Seo Hee.

Pada episode “Nevertheless” sebelumnya, Park Jae Eon (diperankan oleh Song Kang) mencoba untuk memenangkan kembali Yoo Na Bi (diperankan oleh Han So Hee) setelah ciuman penuh gairah mereka, tetapi dia tetap bertekad untuk mendorongnya menjauh.

Namun, tepat ketika Yoo Na Bi membutuhkan bahu untuk bersandar setelah berita menyedihkan bahwa aplikasi pertukaran pelajarnya ditolak, Park Jae Eon muncul di depan matanya seperti sihir. Dia kemudian mengejutkannya dengan mengungkapkan bahwa sebelum pertemuan pertama mereka di pub, dia sudah memperhatikannya dari jauh di sebuah pameran seni.

Dalam stills yang baru dirilis dari episode drama berikutnya, Park Jae Eon terlihat putus asa saat dia duduk di tangga di depan rumah Yoo Na Bi. Khususnya, siswa seni itu tampak basah kuyup seolah-olah dia telah duduk di sana selama berjam-jam di tengah hujan lebat.

Yoo Na Bi menatapnya dengan waspada dari bawah payungnya saat dia mendekat. Ketegangan terlihat jelas di foto terakhir, di mana Yoo Na Bi tampaknya telah membuang payungnya saat dia dan Park Jae Uhn terlibat dalam percakapan panas.

Produser “Nevertheless” menggoda, “Kebetulan akan terjadi tabrakan hebat dalam hubungan Yoo Na Bi dan Park Jae Eon. Ledakan emosi mereka, yang keduanya asing dan sulit dikendalikan untuk anak berusia 23 tahun ini, akan membawa gelombang besar dalam hubungan mereka.”

Yang penasaran, jangan lupa saksikan malam ini pukul 23.00 KST atau 21.00 WIB di JTBC.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini