Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Maia Estianty Diserbu Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar Nathalie Holscher melayangkan gugatan cerai kepada Sule tengah menjadi topik hangat yang diperbincangkan.

Perceraian keduanya lantas ikut menyeret nama Maia Estianty karena dianggap punya andil atas keputusan Nathalie menggugat cerai Sule.

Hal tersebut lantaran netizen menduga bahwa Podcast Maia dengan mengundang Putri Delina, yang tayang pada 4 Juni 2022 lalu adalah pemicunya.

Maia dianggap mendesak Putri bercerita tentang sakit hatinya atas pertengkarannya dengan Nathalie, hingga memutuskan untuk keluar dari rumah Sule di awal pernikahan.

Setelah Podcast tersebut tayang, Uya Kuya lantas mengundang Nathalie Holscher di Poscast-nya untuk meminta tanggapannya soal curhatan Putri Delina.

Ia mengaku belum menyaksikan podcast Maia, namun dirinya mengungkapkan sudah meminta maaf kepada Putri pasca pertengkaran tersebut.

Semenjak itu, Nathalie kembali keluar dari rumah Sule dan hubungannya dengan Putri Delina pun kembali renggang hingga memutuskan untuk menggugat cerai suaminya.

Akun instagram Maia Estianty pun langsung diserbu netizen. Banyak netizen yang memberikan komentar nyinyir dan menyalahkan ibu dari 3 orang anak tersebut.

“Selamat ya bun, karena berhasil membuat seorang mualaf menjadi janda,” tulis netizen.

“Selesaikan bunda apa yang sudah diperbuat bagaimana cara meluruskannya,” tambah netizen.

“Sayang banget ya bun karena ngobrol disambil mancing bikin rumah tangga orng pisah,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini