Menuju Tamat, Oh Sehun EXO Ucapkan Salam Perpisahan pada Penonton ‘Now We’re Breaking Up’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Now, We’re Breaking Up’ akan tamat hari ini, Sabtu 8 Januari 2022. Drama keluaran dari stasiun TV SBS, drama ini akan berakhir dengan total 16 episode.

Namun Oh Sehun EXO yang menjadikan drama ini debut perdananya sebagai aktor pun mengucapkan salam perpisahan buat para penontonnya. Ia bersyukur telah banyak belajar dari drama ‘Now We’re Breaking Up’.

Mengutip dari Sport Chosun, Sehun juga berterima kasih pada penontonnya yang sudah memberikan banyak dukungan dan cinta melalui drama ini. Ia juga berkata akan berusaha lebih giat lagi untuk menunjukkan bakatnya menjadi lebih baik.

“Aku bersyukur lewat drama ini, bisa bertemu dan bekerja dengan orang-orang yang baik. Berkat bantuan dari sutradara, penulis, dan pemeran lainnya, aku bisa belajar sekaligus bersenang-senang di lokasi syuting,” kata Sehun.

“Terima kasih kepada penonton yang sudah memberikan banyak cinta. Ke depannya aku akan berusaha lebih lagi untuk menunjukkan sisi yang semakin baik.”

Di ‘Now We’re Breaking Up’, Sehun berperan sebagai karakter Hwang Chi Yung. Dalam ceritanya ia merupakan karyawan baru dari tim desain dan putra bungsu dari pemilik perusahaan Ha Young Eun (yang diperankan oleh Song Hye Kyo).

Di samping itu, Oh Sehun kabarnya akan debut di layar lebar dalam film ‘Pirate: Goblin Flag’. Filmnya dijadwalkan akan rilis pada 26 Januari 2022. Ia berperan sebagai ‘Hangung’, si penembak jitu dengan rambut putihnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini