Mengenang Kwon Ri-se, Idol Kpop Cantik yang Tewas dalam Kecelakaan Tragis

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Buat pecinta Kpop mungkin masih ingat dengan nama Kwon Ri-se atau yang populer dengan nama panggung Rise. Member grup vokal Kpop Ladies’ Code ini memang telah tiada, namun sosoknya masih melekat di ingatan para fans.

Rise sendiri meninggal dalam sebuah kecelakaan tragis yang terjadi 6 tahun lalu, tepatnya pada 3 September 2014. Ketika itu, mobil yang ditumpangi Rise bersama member Ladies’ Code lainnya mengalami kecelakaan parah usai menghadiri rekaman KBS “Open Concert” di DGIST dan menyelesaikan promo untuk single ‘Kiss Kiss’.

Kondisi jalan yang licin akiat hujan membuat manajer mereka yang menyetir kehilangan kontrol. Mobil van mereka lantas tergelincir beberapa kali sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan.

Saat paramedis datang ke tempat kejadian, mereka tak lagi bisa mengenali wajah Rise karena penuh luka parah. Rise sempat dirawat di Rumah Sakit Universitas Katolik Korea St. Vincent. Namun sayang, akhirnya nyawa Rise tak bisa diselamatkan.

Jenazah Rise dimakamkan pada 9 September 2014 di Taman Peringatan Seoul. Upacara pemakamannya dihadiri pula oleh sederet bintang Kpop seperti para member Super Junior, SHINee, Secret dan lain-lain.

Sebelum meninggal secara tragis, Rise sendiri telah memulai karier yang cemerlang bersama Ladies’ Code. Sebelumnya, ia mengawali kiprahnya di dunia hiburan dengan menjadi peragawati.

Ia lantas berpartisipasi dalam ajang Miss Korea 2009 sebagai perwakilan Jepang. Ajang tersebut membuat namanya mulai dikenal publik.

Rise kemudian menandatangani kontrak dengan KeyEast setelah Star Audition The Great Birth pada 2011. Di tahun yang sama, Rise tampil dalam musim ketiga acara realitas MBC We Got Married, dimana ia dipasangkan dengan mantan konstestan Birth of a Great Star, David Oh. Ia juga tampil dalam iklan LG untuk LG Optimus 3D bersama dengan David Oh pada tahun yang sama.

Pada 2013, kontrak Rise dengan KeyEast kedaluwarsa dan ia menandatangani kontrak dengan Polaris Entertainment agar ia dapat mewujudkan karier musiknya. Polaris Entertainment kemudian resmi menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa Rise memulai debutnya dalam sebuah grup vokal perempuan bernama Ladies’ Code.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini