Member ‘EXO’ Ini Dikonfirmasi akan Bintangi Drama Baru

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Setalah hiatus dalam dunia perfilman. Akhirnya, Xiumin EXO akan main drama lagi hingga buat penggemarnya antusias menantikannya.

Melansir dari Soompi, Xiumin dikonfirmasi akan bintangi drama baru yang berjudulkan ‘Sajangdol Mart’ (judul yang diromanisasi). Kabar ini diumumkan langsung oleh pihak agensinya, SM Entertainment.

Kabarnya, Xiumin akan berperan sebagai pemeran utama dalam drama tersebut.

‘Sajangdol Mart’ ini merupakan drama yang menggambarkan berbagai cerita yang terungkap. Anggota grup idola masa lalu berkumpul bersama untuk menjalankan supermarket.

Sayangnya, jadwal siaran perdananya masih belum dapat diprediksi.

Selain itu, member EXO lainnya juga baru-baru ini dikonfirmasi akan bintangi drama baru. Baca selengkapnya di sini.

Sementara itu, Xiumin debut sebagai aktor dalam drama ‘Falling for Challenge’ pada 2015. Tahun berikutnya, ia juga membintangi film ‘Seondal: The Man Who Sells the River’.

Penggemar sangat mengantisipasi kembalinya Xiumin ke layar kaca. Saat ini, Xiumin juga bersiap untuk debut solonya yang telah lama ditunggu-tunggu dengan album solo pertamanya, ‘Brand New’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini