Lisa ‘BLACKPINK’ Kirim Kado Buat Bangchan ‘Stray Kids’, Fans: Gemas!

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini penggemar dibuat heboh dan ramai dibicarakan di media sosial. Kabarnya Lisa BLACKPINK memberikan hadiah ulang tahun untuk Bangchan Stray Kids.

Hal ini diketahui bahwa Bangchan yang memamerkan hadiahnya yang berupa jaket hoodie pemberian Lisa itu melalui siaran langsung. Seperti yang terlihat dalam videonya, Bangchan menari-nari ringan dengan wajah cerianya menggunakan hoodie hitam.

“Kalian tahu hoodie ini dari siapa. Dari seseorang yang bertalenta dan salah satu orang yang menyanyi ‘Pretty Savage’, ya aku mendapatkannya dari Lisa,” kata Bangchan.

Ia juga mengatakan bahwa hoodie hitam itu akan menjadi pakaian favoritnya sekarang.

“Aku mendapatkan hoodie ini sebagai hadiah. Aku rasa sekarang hoodie ini jadi favoritku,” katanya lagi.

Ia juga berterima kasih pada Lisa karena telah memberikan hadiah tersebut. Sontak banyak penggemar yang ikut senang dan gemas melihat kegembiraan Bangchan karena hadiahnya itu.

Harga hoodienya pun bukan main hingga buat penggemar geleng-geleng kepala karena can’t relate. Hoodie tersebut diketahui bernominal 800 dolar AS atau seharga 11,5 juta rupiah lho!

Menurut kalian mereka beneran sobatan atau ada sesuatu ya?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini