Lightbox Akan Hadirkan Film Dokumenter Putri Diana di Bioskop pada 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah hidup mendiang Putri Diana akan dikemas dalam film dokumenter pada musim panas 2022 nanti dan akan tayang pada bioskop di seluruh dunia. Penayangan film ini dilakukan dalam rangka untuk mengenang 25 tahun kepergian Lady Diana.

Bahkan Altitude Film Sales telah melakukan pra-penjualan film tersebut kepada bioskop di berbagai wilayah, termasuk Benelux (Piece of Magic), Jerman dan Austria (Studio Hamburg), Italia (I Wonder Pictures), Portugal (NOS Lusomundo Audiovisuais), Swiss ( Ascot Elite), Republik Ceko (AQS), Jepang (Tohokushinsha), Australia & Selandia Baru (Madman), Timur Tengah (Phars), dan Turki (Filmarti).

Film tersebut digarap oleh rumah produksi Inggris/Amerika bernama Lightbox dan disutradarai oleh Ed Perkins, sosok yang pernah meraih nominasi Oscar untuk film Black Sheep.

Film tentang Putri Diana ini hanya menggunakan data-data berdasarkan arsip yang memanfaatkan ribuan laporan berita, rekaman, dan foto yang sebelumnya tidak dipublikasikan.

Sementara Lightbox adalah perusahaan yang didirikan oleh Simon Chinn, pemenang Oscar ganda untuk Searching for Sugar Man dan Man on Wire serta Jonathan Chinn, pemenang Primetime Emmy ganda untuk LA 92 dan American High.

Perkins mengatakan, pihaknya akan berusaha meramu kisah tersebut agar lebih terlihat modern dan terasa segar dan relevan seperti sebelumnya.

“Gagasan untuk mengambil pendekatan khusus arsip akan memungkinkan kami melibatkan penonton dalam narasi seolah-olah sedang diceritakan di masa sekarang,” ujarnya melansir dari Varierty.

Sementara Simon Chinn dan Jonathan Chinn mengatakan, kisah seputar Putri Diana masih tetap kuat seperti sebelumnya. Keduanya ingin menampilkan potret jujur dari seorang wanita kompleks yang memiliki pengaruh luar biasa tak hanya pada monarki Inggris, tapi juga masyarakat luas.

“Dengan melakukan itu, kami juga ingin memungkinkan penonton tidak hanya lebih memahami Diana, tetapi melalui ceritanya dapat memahami era yang membentuknya dan menghubungkan titik-titik antara dulu dan sekarang,” kata mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini