Lee Jong Suk Beberkan Alasan Tampil dengan Rambut Gondrong

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Dua tahun terakhir ini, Lee Jong Suk memang tak pernah terlihat di hadapan publik. Hal ini karena ia menjalani wajib militer atau wamil yang baru saja selesai pada Januari 2021 lalu.

Lama tak kelihatan, Lee Jong Suk muncul kini memiliki rambut gondrong. Baru-baru ini aktor drama “Pinocchio” itu berpartisipasi dalam pemotretan dan wawancara untuk edisi terbaru Elle.

Selama wawancara, aktor tersebut memberikan kabar terbaru tentang apa yang telah dia lakukan. Lee Jong Suk mengatakan, “Saya meningkatkan persiapan saya untuk menunjukkan penampilan hebat yang akan memenuhi harapan penggemar saya yang telah menunggu saya.”

Lee Jong Suk berbicara tentang penampilan istimewanya dalam sekuel “The Witch”, yang ia putuskan karena hubungannya dengan sutradara Park Hoon Jung melalui film “V.I.P.” Dia menjelaskan karakternya yang katanya sulit didefinisikan.

“Itu adalah karakter tiga dimensi yang sulit didefinisikan dalam satu kata, tapi saya menumbuhkan rambut saya untuk pertama kalinya dalam hidup saya karena saya ingin menggambarkan gambar yang berbeda dari sebelumnya,” kata Lee Jong Suk.

Ketika ditanya tentang proyek berikutnya, dia berkomentar, “Tujuan saya adalah melakukan hal-hal yang belum pernah saya alami sebelumnya dan untuk memainkan karakter yang disukai penggemar saya. Daripada mengikuti perubahan waktu, saya terbuka untuk kemungkinan berakting dalam berbagai genre dan platform.”

Untuk diketahui, pemotretan dan wawancara lengkap Lee Jong Suk akan tersedia di Elle edisi Maret. Lee Jong Suk saat ini sedang dalam pembicaraan untuk membintangi film berjudul “Decibel” (judul sementara) dengan Kim Rae Won, Jung Sang Hoon, dan Park Byung Eun.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by 이종석 (@jongsuk0206)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini