Kulit Ketiak Kamu Hitam? Sembuhkan dengan Cara Tradisional Berikut Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sejatinya, rambut ketiak adalah bagian dari golongan rambut atau bulu yang harus dihilangkan dan tak boleh dibiarkan. Bahkan imbauan itu tertulis dalam sebuah fatwa yang ditulis Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Jibrin, 1999.

Syaikh Abdullah mengatakan, “Di antara hikmah diperintahkan menghilangkan bulu ketiak adalah agar tak menimbulkan bau yang tak sedap akibat keringat yang menempel di dalamnya. Cara menghilangkannya pada dasarnya dengan dicabut, namun bila tak kuat, maka boleh memotongnya dengan gunting, pisau cukur, dan semisalnya, atau menghilangkannya dengan tawas dan lainnya.”

Namun ada hal yang membuat sebagian orang kesal saat sering mencukur bulu ketiak, muncul masalah baru. Yakni kulit ketiak jadi gelap.

Nah, dalam tulisan ini MINEWS, mencoba merekomendasikan pelbagai cara alami untuk menghilangkan bulu ketiak tanpa membuat kulitnya hitam kusam. Yuk intip tips alami nan tradisional berikut ini:

Jeruk Nipis
Jeruk nipis bisa menjadi alternatif pengganti deodoran. Bagaimana cara menggunakannya? Kalian bisa potong jeruk nipis jadi dua bagian, kemudian gosok pada kulit ketiak secara merata. Diamkan beberapa saat baru dibasuh dengan air hangat. Kandungan vitamin C yang tinggi juga bermanfaat untuk merontokkan rambut halus yang tumbuh di ketiak.

Kapur Sirih
Memanfaatkan kapur sirih juga bisa digunakan sebagai perontok rambut pada ketiak. Kandungan kavinol, karkavol, kadinen, dan zat lainnya baik dinilai baik untuk kecantikkan. Selain dapat merontokkan rambut ketiak, kapur sirih juga bermanfaat untuk memutihkan kulit.

Caranya, campur satu sendok makan kapur sirih dnegan air lemon. Aduk hingga membentuk pasta lalu oles pada ketiak. Pastikan ketiak dalam keadaan bersih sehabis mandi. Lalu diamkan 30 menit dan bersihkan dengan air hangat. Cara mengeringkannya pun perlahan, lebih baik handuk ditepuk pada bagian ketiak, jangan digosok-gosok.

Mentimun

Selain dengan kapur sirih, air lemon juga bisa dicampur dengan mentimun untuk merontokkan rambut ketiak secara alami. Parut mentimun dan campur dengan air lemon, campur rata dan oleh pada ketiak bersih. Diamkan selama kurang lebih 15 menit dan bersihkan dengan air hangat.

Madu

Kalian juga bisa merontokkan rambut ketiak dengan waxing sendiri di rumah. Campur madu, gula, dan sedikit perasan buah lemon. Oles pada ketiak dan biarkan selama 30 menit. Cara bersihkannya dengan kain hangat yang ditempel, lalu tarik dari arah berlawanan dengan tumbuhnya rambut. Jika belum bersih, gunakan air dingin untuk membilasnya.

Semoga bermanfaat ya gaes!

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini