Kontrak Diperpanjang 6 Bulan, Teves Janji Hibahkan Gaji untuk Pasien COVID-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, BUENOS AIRES-Carlos Tevez memutuskan untuk memperpanjang kontraknya selama 6 bulan dengan Boca Juniors. Pemain veteran Argentina ini pun berjanji menghibahkan gajinya untuk membantu menangani virus corona atau covid-19.

“Saya bersama keluarga memutuskan bahwa akan mendonasikan gaji ke sebuah entitas nirlaba. Saya tidak ingin uang,” katanya kepada Radio La Red pada Jumat 26 Juni 2020.

Penyerang berusia 36 tahun itu mengatakan termotivasi untuk memenangkan Copa Libertadores bersama Boca Juniors. “Saya ingin bermain selama enam bulan lagi dan memenangkan Copa Libertadores.” ujarnya.

Tevez diketahui pernah memperkuat Manchester United, Manchester City, Juventus, Shanghai Shenhua, Corinthians dan West Ham. Ia pun berkeinginan untuk mengakhiri kariernya bersama Corinthians atau West Ham.

Kompetisi sepak bola di Argentina ditangguhkan sejak pertengahan Maret dan belum ada indikasi kapan akan dilanjutkan.

Negara Amerika Selatan itu melaporkan 55.000 lebih kasus terkonfirmasi coronavirus dan lebih dari 1.100 kematian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini