Kontroversi TWICE Dihina Staf ‘Inkigayo’ Gak Bisa Nyanyi, Begini Klarifikasi SBS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belum lama ini ONCE, sebutan fans TWICE, sempat tersulut emosi lantaran idolanya diduga mendapat hinaan dari staf program musik ‘Inkigayo’. TWICE disebut tak bisa menyanyi.

Pada penayangan program musik SBS ‘Inkigayo’ tanggal 14 Juni kemarin, sebuah suara yang dipercaya keluar dari mulut salah satu staf SBS di lokasi yang terdengar pada video encore fancam langsung menjadi sorotan.

Video tersebut pada awalnya menyorot kemenangan TWICE di program musik, mulai dari ucapan terima kasih dari para member, dilanjutkan dengan penampilan encore ‘MORE & MORE’, dan diakhiri dengan para member yang perlahan turun ke bawah panggung.

BACA JUGA: Heechul Super Junior dan Momo TWICE Pacaran, Dari Sahabat Jadi Cinta

Di sela-sela turun ke bawah panggung, setelah penampilan encore group, suara seorang pria yang dipercaya adalah suara seorang staf Inkigayo mengatakan “Wah, mereka (TWICE) benar-benar tidak bisa bernyanyi.”

Banyak penggemar yang kemudian mengkritik staf tersebut karena ucapan kontroversialnya yang bocor tersebut, namun adapula komentar netizen lain yang menunjuk pada kemampuan bernyanyi TWICE yang buruk.

Banyak penggemar yang menuntut klarifikasi dan permintaan maaf. Tidak lama kemudian, SBS langsung mengeluarkan pernyataan menjelaskan asal suara yang kemudian menuai kontroversial tersebut.

Pihak SBS menjelaskan bahwa suara yang dimaksud merupakan suara dari iklan yang ditayangkan setelah berakhirnya program musik ‘Inkigayo’. Itu terjadi secara bersamaan, sehingga keluaran audio dari program yang berbeda menjadi tumpang tindih.

Selain itu, SBS juga menerangkan bahwa kalimat yang dimaksud ialah “Completing my intellectual image”, yang sebenarnya merupakan kalimat dari sebuah iklan aplikasi belanja online.

1 KOMENTAR

  1. Memang twice gak bisa nyanyi suaranya jempret kaya gitu beda banget kalau pakai autotune.aku lebih suka blink dari pada twice bukan menghina memang twice harus bekerja dengan keras dengan vocalnya kalau dalam rekor twice itu pasti rekornya terakhir dalam vocal atau gak masuk soalnya twice kayak tzuyu,momo,jihyo suaranya ???lebih baik blink.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini