Kalahkan ‘Penthouse’, ‘The Red Sleeve’ Pecahkan Rekor dengan Jumlah Penonton Terbanyak

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Walaupun dramanya udah selesai, ternyata ‘The Red Sleeve’ telah memecahkan rekor baru yang mengejutkan. Drama telah mengalahkan jumlah penonton drama hit Korea lainnya, yaitu ‘Penthouse’.

Melansir dari Osen, episode akhir ‘The Red Sleeve’ yang disiarkan pada Minggu 2 Januari 2022  pukul 11 malam waktu setempat telah ditonton oleh 325 ribu secara bersamaan. Hal ini berdasarkan data dari platform OTT Wavve.

Tentu jumlah tersebut telah mengalahkan drama ‘Penthouse 2’ yang sebelumnya memegang rekor dengan jumlah penonton tertinggi. Jumlah penonton ‘Penthouse 2 ‘ saat itu yakni 316 ribu pengguna Wavve per jamnya.

Sementara itu, salah satu drama populer di Korea ‘The Red Sleeve’ baru aja tamat dengan total 17 episode. Berakhirnya drama ini buat ramai netizen di media sosial yang menyamakan aliran drama ini persis seperti ‘Moon Lovers’.

Namun netizen yang menyaksikan drama ini mengaku puas dengan akhir cerita yang bahagia. Walaupun pada episode detik-detik menuju akhir harus menguraikan air mata.

Sebelumnya drama ini rencananya akan berakhir sampai 16 episode aja gaes. Tapi rupanya MBC selaku stasiun penyiaran televisi Korea menayangkannya sampai 17 episode dan disiarkan pada 3 Januari 2022 malam waktu setempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Komitmen Negara Majukan Papua melalui Otonomi Khusus

Oleh: Dominikus Tebay * Otonomi Khusus Papua merupakan kebijakan strategis negara yang menegaskankehadiran dan keberpihakan pemerintah pusat dalam membangun Tanah Papua secaraberkelanjutan, adil, dan bermartabat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Otsus tidak diposisikan semata sebagai skema transfer fiskal, melainkansebagai instrumen utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuatsumber daya manusia, serta memastikan Orang Asli Papua memperoleh manfaat nyatadari kemajuan nasional. Komitmen pemerintah untuk menjaga bahkan meningkatkanalokasi Dana Otsus pada 2026 memperlihatkan keseriusan negara dalam menjawabtantangan pembangunan Papua secara menyeluruh. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman mendalam bahwa Papua memiliki karakteristikgeografis, sosial, dan demografis yang unik. Wilayah yang luas, sebaran penduduk yang terpencar, serta kebutuhan infrastruktur dasar yang tinggi menuntut dukungananggaran yang konsisten dan berkelanjutan. Otsus menjadi fondasi penting agar pembangunan tidak berhenti pada simbol, tetapi benar-benar menjangkau masyarakathingga ke kampung-kampung. Dalam konteks inilah, komitmen Presiden Prabowo dipandang sebagai langkah strategis yang memperkuat rasa keadilan dan kesetaraanantarwilayah di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini