Jessica Iskandar: Maafkan Semua Kesalahan Bang Sapri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jessica Iskandar turut merasakan duka mendalam atas meninggalnya komedian Sapri. Dia memohon agar semua kesalahan almarhum dimaafkan.

Sapri meninggal dunia pada Senin 10 Mei 2021 di Rumah Sakit Sari Asih. Pria yang dikenal suka berpantun itu menderita penyakit diabetes. Sebelum meninggal, kondisi Sapri semakin memburuk dan sudah dipasang ventilator.

Rencananya Sapri akan dimakamkan di TPU Ulujami Selasa 11 Mei 2021 siang usai salat Zuhur. TPU ini adalah tempat ibunda pria berusia 49 tahun itu dimakamkan.

Jessica Iskandar turut berduka atas meninggalnya Sapri. Keduanya pernah main bersama di acara televisi Pesbukers yang melambungkan nama Sapri di dunia hiburan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Jessica Iskandar (@inijedar)

“Selamat jalan bang Sapri. Tempat terindah disisi Tuhan untukmu. Semoga istri dan anak serta keluarga besar bang Sapri di kuatkan dan ditabahkan hatinya,” tulis Jessica Iskandar dalam postingan di Instagramnya.

“aafkan segala kesalahan dan semoga diterima semua amal ibadahnya. Amin. Bang Sapri paling kuat dan hebat selamat jalan bang!” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini