Jelang Akad, Atta-Aurel Rilis Lagu Baru ‘Hari Bahagia’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bahagia datang dari pasangan selebritis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Jelang akad pernikahan, dua sejoli ini merilis lagu terbaru, ‘Hari Bahhagia’.

Lagu tersebut merupakan persembahan Atta pada Aurel. Ia mengatakan itu merupakan bukti cintanya untuk putri Anang Hermansyah itu.

“Aku ingin banget menceritakan kisah cinta ini untuk Aurel. Dan kayaknya menyampaikan lewat lagu sudah pas sekali,” ucap Atta.

Mulanya, lagu tersebut merupakan kado rahasia untuk Aurel. Gadis 23 tahun itu langsung mengatakan ingin berduet dengan sang kekasih.

Video musik lagu Hari Bahagia juga telah dirilis Kamis, 1 April 2021. Hingga kini, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1 juta kali.

Melalui kolom komentar, ia berterima kasih pada netizen yang mendoakan rencana pernikahan mereka.

Video tersebut dirilis dua hari jelang pernikahan mereka. Atta dan Aurel nantinya akan melakukan akad nikah pada Sabtu, 3 April 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini