Jangan Anggap Remeh Cegukan Ya Gaes!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Anda pasti pernah mengalami cegukan kan? Cegukan merupakan kondisi yang normal dan kerap dialami oleh semua orang, terlebih apabila makan secara berlebihan.

Akan tetapi cegukan juga wajib diwaspadai apabila terjadi secara berkepanjangan atau berlangsung secara lama. Melansir Halodoc, Rabu , 14 Oktober 2020, apabila cegukan tidak terkendali, maka akan menyebabkan berbagai masalah serius, seperti penurunan berat badan, depsresi, masalah dengan ritme jantung, bahkan yang mengerikan adalah kematian.

Ada beberapa penyebab cegukan berhasil diidentifikasi, meski demikian tak jarang cegukan datang dan pergi dengan alasan yang tak pasti. Kemungkinan besar terjadinya cegukan jangka pendek di antaranya: makan berlebihan, makan makanan pedas, konsumsi alkohol, minum minuman bersoda, mengkonsumsi makanan panas, kegembiraan atau stress emosional, serta aerophagia atau menelan terlalu banyak udara.

Penyebab lain cegukan kemungkinan melibatkan sistem saraf pusat (SSP). Sebagai cacatan, SSP terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Apabila SSP rusak, maka bukan tak mungkin tubuh akan kehilangan kemampuan untuk mengendalikan cegukan.

Sebagai catatan, kerusakan SSP yang dapat menyebabkan cegukan secara terus menerus meliputi: stroke, penyakit saraf degeneratif kronis, tumor, meningitis ensefalitis (infeksi yang dapat menyebabkan pembengkakan di otak), trauma kepala, hidrosefalus, hingga neurosifilis dan infeksi otak lainnya.

Lantas apakah bisa cegukan dicegah? Hingga sejauh ini belum ada penelitan yang dapat mencegah cegukan. Akan tetapi ada beberapa cara untuk mengurangi kerentanan terhadap cegukan, di antaranya: jangan makan berlebihan, hindari minuman bersoda, lindungi diri dari perubahan suhu yang tiba-tiba, jangan minum minuman beralkohol, dan tetap tenang, ya cobalah untuk menghindari reaksi emosional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini