Pecahkan Rekor Ronaldo, Neymar Pencetak Gol Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah Brasil

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIMA – Neymar mencetak tiga gol ketika Brasil mengalahkan Peru 4-2. Total Neymar mengemas 64 gol untuk Brasil sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah.

Neymar tampil impresif ketika Brasil mengalahkan Peru dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL, Rabu 14 Oktobe 2020 pagi WIB.

Pemain PSG itu mencetak hattrick sementara satu gol lain dicetak Richarlison. Brasil sempat ketinggalan dua kali dari Peru, tapi berhasil menutup laga dengan skor 4-2.

Ronaldo mengemas 62 gol dari 98 pertandingan bersama Selecao, sementara Neymar mencatatkan 64 gol dari 103 pertandingan. Fakta yang membawa Neymar duduk di posisi kedua pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil di bawah Pele yang menorehkan 77 gol.

Di usia yang baru 28 tahun, bukan tak mungkin Neymar menyamai atau bahkan melewati pencapaian Pele menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil.

Neymar melakoni debut bersama Brasil pada 10 Agustus 2010 saat menghadapi Amerika Serikat di usia 18 tahun. Hebatnya, Neymar langsung mencetak gol di laga perdananya dan Brasil menang 2-0.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini