Jaehyun NCT Bakal Main Drama di Kakao TV ‘Bungee Jumping’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Kabar gembira buat NCTzen nih! Jaehyun NCT bakal debut akting untuk serial TV Kakao yang bertajuk ‘Bungee Jumping’.

Melansir dari Allkpop, menurut laporan outlet media pada 2 November 2021 Jaehyun bakal lakoni pemeran utama prianya lho! Ia sebelumnya telah debut akting sebagai pemeran utama pria juga dalam drama remaja KBS2, ‘Dear. M’.

Namun drama tersebut alami kontroversi karena pemeran utama wanitanya, Park Hye Soo, memaksa produksi untuk menunda penayangannya tanpa batas waktu. Waktu itu ada kabar mengenai Hye Soo bahwa dirinya bullying pada saat masih sekolah.

Kini Jaehyun akan memulai karir aktingnya lagi untuk tahun 2022. Drama ini merupakan remake drama dari film tahun 2001 yang sebelumnya dibintangi oleh Lee Byung Hun, Lee Eun Joo, dan banyak lagi.

Kisahnya menceritakan tentang seorang guru sekolah menengah yang tidak dapat melepaskan cinta pertamanya yang telah meninggal. Kemudian ia melihat seorang siswa laki-laki yang sikapnya sama persis seperti cinta pertamanya.

Jaehyun akan memerankan karakter Lim Hyun Bin dalam drama ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini