Inilah Cara Jisoo BLACKPINK Kalahkan Persaingannya untuk Jadi Pemeran Utama di Drama ‘Snowdrop’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Snowdrop’ sudah tamat sejak awal 2022. Jisoo BLACKPINK telah menjadi pemeran utama wanita dalam drama tersebut.

Melansir dari Koreaboo, seorang jurnalis yang bernama Kim Ga Young memberikan wawancara soal proses bagaimana drama itu memilih pemeran utamanya. Karena ‘Snowdrop’ adalah salah satu drama yang paling dinanti pada 2021.

Saat itu persaingan untuk pemeran utama wanita sangat ketat. Hingga akhirnya terpilihlah Jisoo BLACKPINK sebagai pemeran utamanya.

Kim Ga Young menyatakan bahwa banyak aktris telah mencoba peran tersebut melalui audisi. Menurutnya, ada aktris terkenal yang mengikuti audisi untuk drama tersebut.

Jisoo terpilih karena ia sangat percaya diri dalam berbagai hal. Ia juga menunjukkan sisi rajinnya dengan menuliskan pertanyaan yang diajukan saat selama konferensi pers tertutup.

Jisoo bahkan telah memenangkan kategori ‘Aktris Korea Luar Biasa’ di Seoul International Drama Awards 2022.

Sementara itu, drama ‘Snowdrop’ telah ditayangkan antara Desember 2021 sampai Januari 2022. Dramanya juga dibintangi oleh Jung Hae In dan Kim Hye Yoon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini