Ini Dia Tiga Kuliner Favorit Presiden Jokowi di Kota Bogor, Semuanya Bikin Air Liur Menetes

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Presiden Jokowi memang hobi kulineran. Di Kota Bogor, tempatnya bermukim sehari-hari pun ada beberapa warung yang jadi langganannya melewati waktu senggang atau bahkan saat menjamu tamu.

Menurut Jokowi makanan di Kota Hujan tersebut merupakan salah satu hal yang menyenangkan untuk dicicipi.

Begitu banyak rumah makan, modern dan tradisional, dengan resep dunia atau nusantara, terutama makanan Sunda dan Jawa ada di Bogor, namun hanya tiga yang tampaknya menggugah selera Presiden ke-7 Indonesia tersebut.

“Baik yang pernah saya undang ke istana atau saya yang datang ke sana (warungnya — Red),” ujar Jokowi yang dikutip Sabtu 23 November 2019.

Ketiganya adalah Martabak Kiki yang menurut Jokowi bahan-bahannya masih segar, tanpa bahan pengawet, dan diracik langsung oleh pemiliknya.

Selain itu, Restoran Kluwih yang menyajikan makanan Sunda dengan cara unik: dihampar di atas lembaran daun pisang di atas meja kayu dan dinikmati beramai-ramai. Presiden pun sampai hafal menunya, yaitu cumi bahan atau minuman es tape kluwih.

Tempat ketiga adalah Sate Tegal “Laka-Laka.” Jokowi menjelaskan arti laka-laka yang menjadi brand warung sate kegemarannya. Dia baru tahu bahwa kata itu berarti ‘tiada duanya’ dalam bahasa Tegal. Menu yang paling diingatnya kenikmatannya adalah sate kambing muda dan tengkleng.

Maka, Jokowi mengajak kita semua kulineran ke Bogor.

View this post on Instagram

Sudah lima tahun ini saya dan keluarga bermukim di Bogor, kota hujan dengan kebun raya luas, dan kian berkembang jadi kota besar. Salah satu yang menyenangkan dari kota ini adalah makanannya. Di kota ini terdapat begitu banyak rumah makan, modern dan tradisional, dengan resep dunia atau Nusantara. Apalagi jenis makanan Sunda dan Jawa. Ini tiga di antaranya, baik yang pernah saya undang ke istana atau saya yang datang ke sana. Martabak Kiki yang bahan-bahannya masih segar, tanpa bahan pengawet, dan diracik langsung oleh pemilik. Restoran Kluwih yang menyajikan makanan Sunda dengan cara unik: dihampar di atas lembaran daun pisang di atas meja kayu dan dinikmati rame-rame. Pernah mencoba cumi balakutak? Atau minuman es tape kluwih? Di sini tempatnya. Atau Sate Tegal “Laka-Laka”. Tahu arti laka-laka? Rupanya, dalam bahasa Tegal: tidak ada duanya hehe. Di sini ada sate kambing muda dan tengkleng yang enak. Ayo ke Bogor.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini