Ini 10 Peristiwa Nasional Paling Dicari Lewat Google Sepanjang 2019

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA - Mesin pencari Google paling banyak digunakan orang Indonesia untuk menemukan konten idamannya sehingga kita bisa mengetahui kecenderungan yang terjadi.

Penasaran peristiwa apa saja yang dicari orang Indonesia lewat google? Berikut daftarnya :

1. Audrey
Masih ingat dengan kasus penganiayaan bocah SMP di Pontianak? Kasus ini cukup menyita perhatian masyarakat baik yang ada di Indonesia hingga luar negeri. Bahkan sampai seseorang membuat sebuah petisi sebagai bentuk dukungan agar kasus itu segera ditangani oleh pemerintah. Audrey adalah seorang siswi SMP yang diduga dianiaya oleh 12 orang siswi SMA karena dianggap merebut pacar mereka.

2. Cacar Monyet
Isu wabah cacar monyet yang disebut masuk Indonesia juga cukup membuat masyarakat panik. Berawal dari foto yang beredar di Facebook dengan keterangan “Hati-hati cacar monyet sudah masuk ke Batam.”

Awalnya virus cacar monyet ditemukan pada negara tetangga yakni Singapura, virus itu dibawa seorang warga negara Nigeria yang baru saja datang ke Singapura. Sebelum dirinya datang ke negara singa tersebut, orang Nigeria itu sempat menghadiri sebuah resepsi pernikahan dan menyantap daging satwa liar. Di situlah dia tertular virus cacar monyet.

3. Sidang MK                                                                                                  Pemilihan presiden tahun ini memang paling menguras energi. Namun hal yang menarik masyarakat indonesia adalah sidang sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Informasi soal gugatan yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu banyak dicari orang Indonesia. Hasil akhirnya semua sudah mengetahui yaitu pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin keluar sebagai pemenang.

4. Tangkuban Parahu
Awal agustus 2019 Gunung Tangkuban Perahu kembali menunjukkan aktivitasnya, hingga statusnya ditingkatkan dari dari level normal ke waspada. Pada Rabu 4 September 2019 pagi sekitar pukul 07.30 WIB Gunung Tangkuban Perahu kembali meletus, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) erupsi menerbangkan kolom abu hingga 100 meter dari kawah dengan warna putih hingga kelabu.

5. Kompensasi PLN
Pemadaman listrik masal yang dilakukan PLN pada 4 Agustus 2019 memberikan dampak pada 21 juta pelanggan serta aktivitas masyarakat. Pemadaman itu terjadi di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa tengah. PLN menyampaikan hal sebagai permintaan minta maaf atas apa yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik tersebut, ia memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik.

6. BMKG Gempa
Pencarian “gempa hari ini terjadi di mana” menjadi informasi yang sering dicari masyarakat setiap harinya. Indonesia sendiri merupakan daerah yang rawan dengan gempa, setiap harinya terdapat gempa-gempa yang terjadi meski tidak begitu terasa. Sehingga informasi dari BMKG khususnya gempa menjadi informasi yang ditunggu-tunggu.

7. RUU KPK
Di akhir masa jabatannya DPR membuat satu keputusan yang cukup mengagetkan masyarakat yaitu mengesahkan revisi undang-undang KPK. Banyak yang menilai ini merupakan langkah DPR dalam memperlemah peran KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. Sebagai bentuk perlawanan, masyarakat melakukan aksi demo di berbagai daerah bahkan sampai menelan korban banyak.

8. Mobil Esemka                                                                                                      Mobil produksi Indonesia itu menjadi topik pembahasan di masyarakat karena disebut mirip dengan salah satu produk mobil buatan China. Selain itu perusahaan tersebut juga dianggap memiliki hubungan dekat dengan Presiden Joko Widodo terutama semasa masih menjabat Walikota Solo.

9. Tol Cipularang                                                                                                        Tol yang terkenal dengan keangkerannya itu kembali menelan korban di tahun 2019. Pada 2 September 2019 terjadi kecelakaan beruntun yang menewaskan 8 orang dan 28 orang lainnya luka-luka. Kecelakaan itu terjadi di kilometer 91 tol tersebut. Rem blong dan kelebihan muatan ternyata penyebab utamanya.

10. MRT Jakarta                                                                                             Transportasi terbaru yang hadir di Jakarta ini juga cukup menarik perhatian masyarakat. Masyarakat berbondong-bondong mencoba kereta bawah tanah pertama di Indonesia itu.(Nita Khairani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri

Oleh: Hafidz Ramadhan Pratama Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan. Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan. Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi. Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan. Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat. Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia. *) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini