Mantul, BNPB dan BPBD Siap Siaga Hadapi Puting Beliung

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bencana angin puting beliung tengah marak terjadi di beberapa daerah Indonesia. Maka, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memperingatkan para kepala BPBD bersiaga melakukan pencegahan serta penanggulangan bencana akibat amukan angin itu.

Setidaknya belasan bahkan puluhan bencana akibat aksi ‘angin ngamuk’ itu menimbulkan kerusakan parah. Selain memporak-porandakan rumah warga, angin itu juga tak jarang mengakibatkan korban luka, bahkan kehilangan nyawa.

“Saya memperingatkan kepada seluruh kepala BPBD sampai di tingkat kota untuk mengimbau para kepala desa, bahkan kepala lingkungan di RW agar bila melihat pohon yang dahannya lebat mohon segera dipangkas,” kata Doni seperti dikutip Rabu 18 Desember 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Doni juga menjelaskan program BNPB yang bersinergi dengan lembaga dan institusi terkait di Tanah air dalam membuat satuan siaga darurat bencana.

Satuan itu akan menekan dampak yang ditimbulkan bencana alam serta memberi penanggulangan bencana yang lebih baik dari sebelumnya.(Widyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini