Heboh Video Keributan yang Diduga Lesti Kejora dan Rizky Billar Viral, Penuh Caci Maki

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang mengejutkan beredar di media sosial bersamaan dengan mencuatnya kabar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Rizky Billar kepada Lesti Kejora.

Video tersebut diduga keributan antara Lesti Kejora dan Rizky Billar di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Keributan ini cukup mengejutkan, karena dua orang yang diduga Lesti dan Billar saling mengumpat dan mengeluarkan kata makian.

Video yang beredar diunggah oleh akun @alfimuhammad18 pada laman media sosial TikTok.

Video bermula menyorot kediaman Lesti dan Billar yang mengeluarkan suara gaduh.

Hingga beberapa detik kemudian terdengar suara seorang laki-laki yang diduga adalah Rizky Billar.

“aunya gimana, maunya gimana, anj*** lu,” ucap seorang laki-laki.

Kemudian bergantian suara perempuan yang diduga Lesti Kejora dengan nada yang cukup keras dan marah dan juga mengeluarkan kata kasar.

“Lu yang anj***, lu pikir lu ngaku,” timpal si perempuan.

Kemudian seorang lelaki yang diduga Rizky Billar keluar dari rumah. Namun karena melihat ada beberapa orang berkumpul dan sepertinya wartawan, lelaki yang diduga Billar kemudian kembali masuk ke pagar rumah.

Sementara suara perempuan yang diduga Lesti Kejora masih mengeluarkan kata keras dan kasar, meski apa yang diucapkan tidak terlalu jelas.

Setelah sempat masuk, lelaki yang diduga Rizky Billar kemudian kembali keluar. Perempuan yang diduga Lesti Kejora kemudian kembali berteriak keras.

“Woi keluar lu ya. Lelaki kon*** lu.” teriak si perempuan.

Dari video terlihat jelas ada mobil Toyota Alphard warna putih milik Rizky Billar dan Lesti Kejora terparkir di depan rumah.

Namun suara ribut yang diduga merupakan suara Billar dan Lesti, belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Namun dari komentar, warganet yakin kalau perempuan dan laki-laki yang ribut adalah Lesti Kejora dan Rizky Billar.

“Ga percaya tp suarany mirip jd bingung,” tulis netizen.

“Ya Allah itu suara Billar dan Dede,” sambung netizen. “

“Suara Billar sm Lesty nih beneran,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Disiplin Operasional Demi Integritas MBG

Oleh : Rivka Mayangsari*) Komitmen negara dalam membangun generasi sehat dan unggul tidak hanya diwujudkan melaluikebijakan besar, tetapi juga melalui disiplin operasional di lapangan. Inilah yang kini ditegaskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penguatanpengawasan dan penegakan aturan menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap proses berjalan sesuaistandar, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anak-anak Indonesia sebagai penerima manfaatutama. Salah satu fokus utama BGN adalah penegakan disiplin penggunaan mobil operasional Satuan PelayananPemenuhan Gizi (SPPG). Kendaraan tersebut secara tegas dilarang digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti berbelanja atau urusan lain di luar distribusi MBG. Mobil operasional merupakan bagian vital darirantai distribusi makanan bergizi. Penyimpangan sekecil apa pun berpotensi mengganggu efektivitas dan kredibilitas program. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, dalam Rapat Koordinasi bersama Kepala SPPG, PengawasKeuangan, dan Pengawas Gizi se-Solo Raya, menegaskan pentingnya penggunaan kendaraan sesuaiperuntukannya. Ketegasan BGN bukan sekadar imbauan administratif. Nanik yang juga membidangiKomunikasi Publik dan Investigasi menegaskan sanksi tegas bagi Kepala SPPG yang terbukti melanggaraturan. Ancaman sanksi ini mencerminkan keseriusan BGN dalam menjaga marwah program strategisnasional. MBG bukan sekadar distribusi makanan, melainkan investasi negara terhadap kualitas sumberdaya manusia. Karena itu, integritas pelaksanaannya tidak boleh ditawar. BGN juga menekankan pentingnya independensi Kepala SPPG. Mereka diminta menolak tegas jika adamitra atau pemasok yang mencoba memanfaatkan kendaraan operasional untuk kepentingan di luardistribusi MBG. BGN menegaskan bahwa pemasok wajib menyediakan kendaraan sendiri untukmengangkut bahan pangan ke dapur SPPG. Ketegasan ini bertujuan menghindari konflik kepentingan dan memastikan tidak ada celah penyimpangan dalam rantai logistik. Dengan menjaga independensi, Kepala SPPG dapat fokus pada misi utama: memastikan makanan bergizisampai tepat waktu dan dalam kondisi aman kepada anak-anak penerima manfaat. Disiplin operasionalbukan sekadar soal aturan teknis, tetapi bagian dari etika pelayanan publik yang mengutamakankepentingan masyarakat. Selain kendaraan operasional, BGN memberi perhatian besar pada pengawasan bahan baku pangan. Proses penerimaan bahan baku di dapur SPPG dinilai sebagai titik krusial dalam menjaga keamananpangan. Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini