Hadir Sendirian, Jin BTS akan Jadi Tamu VIP untuk Acara Pemutaran Perdana Film ‘Emergency Declaration’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Jin BTS dikabarkan diundang dan akan hadir ke acara pemutaran perdana untuk film Cannes ‘Emergency Declaration’. Acaranya akan digelar pada hari ini, 25 Juli 2022.

Melansir dari Star News, acaranya akan berlangsung di Megabox COEX Escher, Seoul, pukul 19.00 waktu setempat.

Jin BTS akan menghadiri acara tersebut untuk mendukung film sambil mengadakan preview VIP, di mana para bintang dan pemimpin opini yang mewakili semua generasi berkumpul di sana.

Film ‘Emergency Declaration’ adalah kisah orang-orang yang menghadipi bencana. Pesawat yang melakukan pendaratan tanpa syarat itu dihadapi oleh kejadian terorisme pada saat penerbangan yang mana belum pernah terjadi sebelumnya.

Film ini dibintangi oleh Kim Nam Gil, Song Kang Ho, Lee Byung Ho, Park Hae Joon, dan aktor lainnya. Filmnya masuk ke undangan resmi ke bagian non-kompetisi Festival Film Cannes ke-74.

Sementara itu, film ini diharapkan bisa memberikan pengalaman sinematik yang tak terlupakan. Penayangan perdana untuk umum akan dirilis pada Agustus 2022 mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini