Gitar Ikonis Kurt Cobain Bakal Dilelang, Diprediksi Laku Rp11,4 Miliar

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEATTLE – Untuk pertama kalinya guitar ikonis Kurt Cobain yang dipakai dalam video klip ‘Smells Like Teen Spirit’ akan dilelang.

Gitar elektrik Fender Mustang yang dipakai Cobain dalam video klip itu dalam sebuah lelang yang diadakan Pelelangan Julien selama tiga hari pada 20-22 Mei. Acara pelelangan akan dilakukan di Hard Rock Cafe, New York.

Julien memprediksi perkiraan awal nilai lelang gitar tersebut ada di kisaran 600-800 ribu Dolar AS atau sekitar 8,6-11,4 miliar Rupiah. Lelang juga akan mencakup NFT eksklusif oleh teknisi gitar lama Cobain, Earnie Bailey. Perkiraan nilai lelang di kisaran 6.000-8.000 Dolar AS atau sekitar 8,6-11,4 juta Rupiah.

Barang Cobain lain yang akan dilelang adalah mobil sedan empat pintu Dodge Dart 170 tahun 1965. Ini merupakan satu-satunya kendaraan yang dimiliki dan dikendarai vokalis band Nirvana tersebut.

Mobil yang dikenal sebagai ‘Baby Blue’ itu diperkirakan laku di kisaran 400-600 ribu Dolar AS atau sekitar 5,7-8,6 miliar Rupiah. Mobil yang masih layak jalan dilengkapi dengan plat nomor asli dan surat yang menunjukkan kepemilikan oleh Cobain dan istrinya, Courtney Love.

Selain itu, sweater yang dipakai Cobain di dalam video klip ‘Spirit’ juga akan dilelang dengan kisaran angka 6.000-8.000 Dolar AS dilengkapi dengan NFT yang menampilkan narasi saudara perempuan Cobain, Kim, tentang pakaian tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini