Gemas! Google Doodle Rayakan Valentine, Ada Mini Game-nya Lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari kasih sayang telah tiba! Tepat hari ini masyarakat merayakan hari Valentine yang jatuh pada Senin 14 Februari 2022.

Dalam momen ini, kolom pencarian Google turut merayakan hari Valentine. Mereka membuat Google Doodle spesial hari kasih sayang.

Jika kamu membuka kolom pencariannya, kamu akan disuguhkan ilustrasi dua hamster gemas. Kedua hamster itu duduk berdampingan dibalut gambar hati yang melingkari mereka.

Saat di klik, kamu akan diajak untuk memainkan mini game spesial. Kamu diminta untuk membuat “jalan” bagi dua hamster itu dengan mencocokkan letak tabung bertuliskan “Google.”

Jika misi sudah selesai, kedua hamster itu akan slaing menghampiri ke dalam hati yang didampingi tulisan ‘Google’. Setelahnya, mini game itu akan diakhiri dengan tulisan ‘Selamat Hari Valentine.’

Buat kamu yang penasaran, kamu bisa membuka laman pencarian Google dan mengklik ilustrasinya. Nantinya, Google Doodle akan membawa kamu memainkan mini game yang menggemaskan.

Selamat mencoba!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing, Upaya Strategis Negara Pulihkan Generasi Pascabencana Sumatra

Oleh : Nancy Dora  Bencana ekologis yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh kembali menegaskanbahwa dampak kebencanaan tidak berhenti pada kerusakan fisik dan kerugian material. Di balikrumah yang runtuh, jalan yang terputus, dan fasilitas umum yang rusak, terdapat luka psikis yang jauh lebih dalam, terutama pada anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Dalam konteks ini, trauma healing bukan sekadar program pelengkap pascabencana, melainkan menjadi upayastrategis negara untuk memulihkan dan melindungi masa depan generasi terdampak. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa anak-anak mencakup sekitar sepertiga dari total pengungsi pascabencana di Sumatra dan Aceh. Kondisi tersebut menempatkan mereka padasituasi krisis berlapis, mulai dari kehilangan rasa aman, keterputusan akses pendidikan, hinggatekanan psikologis akibat pengalaman traumatis. Wakil Ketua Komisi Perlindungan AnakIndonesia (KPAI), Jasra Putra, menegaskan bahwa pemulihan mental dan sosial anak harusditempatkan sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana, karena trauma yang tidaktertangani berpotensi menghambat perkembangan kognitif dan emosional anak dalam jangkapanjang. Pendekatan trauma healing yang didorong KPAI menempatkan anak bukan hanya sebagaikorban, tetapi sebagai subjek pemulihan yang aktif. Melalui konsep eco-healing, anak-anakdiajak berinteraksi kembali dengan lingkungan secara positif. Pendekatan ini menggabungkanpemulihan psikologis dengan edukasi ekologi, sehingga anak tidak tumbuh dengan rasa takutterhadap alam, melainkan dengan kesadaran untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Dalampraktiknya, material sisa bencana dimanfaatkan sebagai sarana ekspresi kreatif, seperti karya seniatau fasilitas belajar sederhana, yang membantu anak memaknai ulang pengalaman traumatissecara konstruktif. Lebih jauh, eco-healing juga diarahkan untuk membangun resiliensi jangka panjang denganmengintegrasikan kearifan lokal. Pelibatan tokoh adat seperti Ninik Mamak di Sumatra Barat dan Tuha Peuet di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini