Geger! Ben Affleck dan Jennifer Lopez Mulai Sering Bertengkar, Cerai?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Kabar tak sedap datang dari Jennifer Lopez dan Ben Affleck. Keduanya disebut mulai sering bertengkar setelah resmi menikah pada Juli 2022 lalu.

Rumah tangga Affleck dan Lopez dikabarkan sedang tidak baik-baik saja. Menurut beberapa sumber, setelah menggelar pernikahan seperti dongeng yang penuh kegembiraan, rumah tangga keduanya mulai menemui kerikil.

Ada beberapa masalah yang dihadapi Affleck dan Lopez. Salah satunya adalah, soal mengurus anak-anak dari pernikahan mereka terdahulu. Kemudian, Lopez juga mulai kesal dengan sifat Affleck yang moodie.

“Sekarang semua kegembiraan pernikahan dan bulan madu hilang, Jen takut Ben akan cepat bosan dengan kehidupan pernikahan,” ujar sumber, dikutip dari Marca, Kamis 6 Oktober 2022.

“Dia merasakan tekanan besar untuk membuat pernikahan ini berhasil dan melakukan semua yang dia bisa untuk membuat Ben bahagia dan sibuk. Dia tidak ingin bercerai,” lanjut sumber tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini