Gegara Netizen Onar, Ivan Gunawan ‘Buang’ Boneka Arwahnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Desainer Ivan Gunawan kembali jadi sorotan. Terbaru, pria yang akrab disapa Igun ini memutuskan tak lagi memelihara boneka arwahnya.

Dilihat dari akun IG, @lambeturah_offial, Hal itu diungkap langsung oleh Igun. Menurutnya, keputusan ini diambil lantaran netizen membuat gaduh karena dirinya memiliki spirit doll.

“Udah nggak ada, alasannya karena bikin heboh, kalian semuanya heboh,” kata Igun.

Igun mengatakan warganet kerap kali membuat onar saat dirinya memelihara boneka itu. Bahkan disebut-sebut boneka itu adalah titisan setan.

Kini, boneka tersebut telah dihibahkan oleh Igun pada orang lain.

“Saya memilih untuk tidak memelihara lagi, saya kasih ke orang,” katanya.

Sebelumnya, Igun sempat bersikeras menyebut boneka itu adalah anaknya. Ia pun menegaskan bonekanya bukan anak setan.

Alhasil, keputusan Igun ini membuat netizen lega. Mereka pun ikut senang pria yang dekat dengan Ayu Ting Ting ini tak lagi memelihara boneka tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini