Gak Jomblo Lagi, Olivia Rodrigo Resmi Pacaran dengan Zack Bia

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Setelah dua bulan kepergok jalan berdua, kini akhirnya Olivia Rodrigo dan Zack Bia resmi berpacaran. Olivia resmi putus dengan Adam Faze pada awal 2022 ini.

Melansir dari People, bintang pop berusia 19 tahun itu terlibat asmara dengan eksekutif musik yang berusia 26 tahun, Zack Bia. Diketahui, mereka sudah berkencan sejak acara Super Bowl.

Sebelumnya, Zack Bia punya hubungan asmara yang putus-nyambung dengan Madison Beer. Namun akhirnya benar-benar berakhir pada 2019.

Di sisi lain, Olivia tak pernah mengonfirmasi percintaannya dengan Adam Faze.

Kehidupan cinta dari penyanyi ‘Good 4 U’ pertama kali jadi sorotan pada Januari 2021 saat ia merilis single debut hitnya yang berjudul ‘Drivers License’. Di mana lagu itu menceritakan kisah merinci patah hatinya setelah berakhirnya suatu hubungan.

Meski tak pernah mengonfirmasi siapa yang menginspirasi lagu itu. Tapi ia dikabarkan telah berkencan dengan lawan mainnya di ‘High School Musical: The Series’, Joshua Bassett.

Namun sampai saat ini pihak perwakilan Olivia belum memberikan komentar terkait hubungan Olivia dan Zack.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini