Agensi akan Beri Hukuman Masa Percobaan untuk Netizen yang Buat Komentar Jahat pada IU

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pihak agensi IU, Edam Entertainment, baru saja memberikan pernyataan resminya melalui situs resminya. Mereka mengumumkan bahwa akan menjatuhi hukuman bagi siapa pun yang membuat komentar jahat untuk IU.

Melansir dari Allkpop, Edam Entertainment telah menerima laporan bukti pelaku yang biasa memposting penghinaan, fitnah, dan postingan jahat tentang IU sejak 2019. Mereka telah mengumpulkan data dan mengajukan keluhan ke agen investigasi melalui firma hukum Shinwon.

“Melalui penyelidikan panggilan pengadilan, semua kejahatan pelaku diakui dan sebagai hasilnya pengadilan memutuskan bahwa kejahatan itu sangat tertunda. Karena kejahatan pelaku dilakukan secara berulang kali untuk jangka waktu yang cukup lama,” jelas mereka.

Pengadilan telah memberikan hukuman percobaan pada pelaku selama delapan bulan penjara (akan menjalani 8 bulan jika masa percobaan dilanggar). Selain itu, pelaku juga harus melalui 2 tahun masa percobaan, 180 jam pengabdian masyarakat, dan 40 jam kuliah pengobatan kekerasan seksual.

Semua hukuman itu atas tuduhan pelanggaran UU tentang Mempromosikan Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi dan Perlindungan Informasi (fitnah) dan tuduhan lainnya.

Selain itu, agensi mengumpulkan bukti tentang netizen lain yang terus-menerus meninggalkan komentar jahat tentang IU dan mengajukan keluhan.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi hak dan kepentingan artis kami sehingga tidak ada kerusakan lebih lanjut. Dan kami menekankan sekali lagi bahwa kami akan merespons lebih tegas tanpa keringanan hukuman atau penyelesaian dalam prosesnya,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini