Franda Minta Maaf ke Orang Tua Zylvechia Kimberly, Netizen: Udah Terlanjur Kecewa!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Istri Samuel Zylgwyn, Franda, mengucapkan permohonan maaf kepada orang tua dari Zylvechia Kimberly. Permohonan maaf ini ia sampaikan langsung melalui fitur DM Intagram ke akun @zylvechia_kimberly.

“Dengan segala kerendahan hati saya mau meminta maaf atas ucapan dan perlakuan saya yang menyakiti hati dan keluarga kalian..,” tulis Franda dalam tangkapan layar DM yang diunggah di Instagram Story @zylvechia_kimberly.

Franda juga mengaku jika dirinya tidak ada niat untuk menyakiti orang tua Zylvechia Kimberly, terutama sang anak. Awalnya, ia mengirimkan DM dengan tujuan agar orang tua Zylvechia Kimberly bisa tahu dan mengerti sebagaimana berartinya nama Zylvechia buat dirinya.

Setelah sempat terbawa emosi, Franda pun sadar apa yang ia lakukan adalah salah. Sebagai orang tua dengan nama anak yang sama, ia pun mendoakan yang terbaik untuk anak mereka yang sama-sama memiliki nama Zylvechia.

“Tapi karena ego dan emosi, saya sadar bahwa saya menyampaikan dengan cara yang salah. Beberapa hari ini saya disadarkan oleh Tuhan, bahwa nama itu sesungguhnya adalah dari Tuhan. Tuhan sendiri yang titipkan nama itu di hati saya untuk membawa berkat buat Vechia,” ungkap Franda.

“Dan Tuhan juga ingatkan lagi doa kami sebagai orang tua Vechia. Yang kami ucapkan setiap malam, yaitu agar Vechia bisa menjadi berkat dimanapun Vechia ditempatkan. Sebagaimana nama Zylvechia betul2 membawa berkat buat kami sekeluarga, semoga berkat yang sama juga turun atas kalian sekeluarga..,” tambahnya.

Permohonan maaf Franda disambut baik oleh orang tua Zylvechia Kimberly. Sang orang tua memaafkan Franda dan juga turut memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Sebelumnya terima kasih banyak untuk permintaan maafnya dan dari kami pun sudah memaafkan dengan tulus. Alasan kami memilih nama Zylvechia sudah kami sampaikan, murni karena ngefans dengan Kak Franda tanpa ada niatan jelek sedikitpun. Kami mohon maaf juga atas segala ketidaknyamanan yang sudah terjadi atas kesalahpahaman ini,” tulis orang tua Zylvechia Kimberly sebagai balasan DM Franda.

Namun tangkapan layar DM keduanya yang beredar di media sosial tampaknya tak disambut baik oleh netizen. Tak sedikit netizen yang merasa kecewa atas tindakan Franda yang protes lantaran nama anaknya, Zylvechia, dipakai orang lain.

“Udah terlalu kecewa, kayak gelas yang retak d lem tuh gak bakal utuh lagi mayak semula, tapi semoga semua jadi pelajaran ya buat kita semua😭,” @ana_me***tara.

“hahaha udah ga respect, tadi nya tuh suka bgt sama keluarga ini,apa lg franda cantik,tapi baru tau ternyata seperti itu orgnya,” celoteh @rezkyi***syah.

“Hiyaaa udah dibully seantero jagad dan ngerasa salah baru deh minta maaf. Tp salut berani mengakui kesalahan dan minta maaf🤣😛 ya walaupun nitizen tdk akan melupakan kejadian ini dgn cepat pasti bakal disangkut sangkutin sampe kapanpun wkwk apalagi jejak digital itu ga akan pernah ilang😂,” kata @ayn***ne_.

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini