Film ‘Nineteen, Thirty-Nine’ akan Rilis pada 17 April 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Film Korea baru lainnya akan segera tayang dalam waktu dekat ini, yakni ‘Nineteen, Thirty-Nine’. Rencananya film itu akan rilis di bioskop pada 17 April 2022.

Melansir dari Herald Pop, film ini mengisahkan tentang sekelompok orang yang dulunya teman sekelas kembali bertemu setelah 20 tahun kemudian. Mereka bertemu kembali di kafe milik ketua kelas mereka dulu, Yeonmi.

Film ini dibintangi oleh Lee Soyeon, Son Yeoeun, Jeon Hyebin, Jung Sooyoung, Oh Seungeun, Jeon Hyebin, dan Lee Yumi.

Lee Soyeon berperan sebagai Park Yeonmi, ketua kelas yang menyatukan para alumni. Jeon Hyebin berperan sebagai Jung Joori, seorang tutor yoga yang dulunya dikenal sebagai wanita paling cantik di SMA.

Son Yeoeun berperan sebagai Kim Soojin, ibu rumah tangga yang hidup dengan seorang putri berusia 17 tahun. Jung Sooyoung berperan sebagai Nam Heenam, yang telah hidup sendiri dan menutupi rasa sakitnya selama ini.

Sedangkan, Oh Seungeun berperan sebagai Yoo Jinhee, pemilik salon kecantikan yang kini tidak bisa membagikan rahasianya kepada teman-temannya. Lee Yumi berperan sebagai Shin Hyeonsoo, wanita yang sukses membuat iri para siswi SMA dulu tapi menghilang setelah mengalami sebuah insiden.

Nanti ceritanya mereka akan menghadapi rahasia yang telah disembunyikan selama 20 tahun dan mengungkapkannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini