Film Harry Styles ‘My Policeman’ akan Diberi Rating Rated dan Berdurasi 113 Menit

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Harry Styles baru saja dikonfirmasi akan bintangi film LGBT yang berjudul ‘My Policeman’. Nantinya film ini akan diberi rating Rated yang mana itu berartikan filmnya untuk dewasa karena menampilkan kekerasan atau aktivitas seksual.

Melansir dari Collider, film ini telah diberi peringkat rated oleh MPAA. Filmnya juga diperkirakan akan berdurasi 113 menit.

‘My Policeman’ mengisahkan cinta terlarang dan mengubah konvensi sosial. Mengikuti perjalanan emosional Tom (Harry Styles), Marion (Emma Corrin), dan Patrick (David Dawson) di Inggris pada 1950.

Polisi gay ini bernama Tom yang mana ia dipaksa untuk tetap tertutup dari masyarakat bahwa jadi seorang gay pada saat itu merupakan tindakan ilegal. Tom pun berkencan dengan Marion, tapi ia berselingkuh dengan Patrick.

Sementara itu, ‘My Policeman’ akan tayang perdana di bioskop pada 21 Oktober 2022. Lalu akan disiarkan di seluruh dunia melalui layanan streaming Prime Video pada 4 November 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini