Fans Minta Marvel Nggak Hapus Karakter T’Challa di ‘Black Panther’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Fans meminta Marvel nggak menghapus karakter T’Challa yang diperankan Chadwick Boseman di ‘Black Panther’. Mereka berharap sosok T’Challa dilanjutkan.

Sebuah petisi di change.org meminta Marvel melakukan re-cast atau meneruskan sosok T’Challa di ‘Black Panther: Wakanda Forever’ mencapai hampir 50 ribu tanda tangan.

Setelah muncul di ‘Captain America: Civil War’, ‘Black Panther’. ‘Avengers: Infinity War’ dan ‘Avengers: Endgame’, Boseman meninggal pada tahun 2020 setelah empat tahun berjuang melawan kanker usus besar.

Setelah dirilis, ‘Black Panther’ sangat populer di kalangan penggemar dan kritikus, serta sukses besar di box office. ‘Black Panther’ memecahkan banyak rekor box office, salah satunya menjadi film superhero solo terlaris yang pernah ada.

‘Black Panther: Wakanda Forever’ secara resmi diumumkan di San Diego Comic-Con 2019, dengan Ryan Coogler kembali sebagai sutradara. Bahkan setelah kematian tragis Boseman, Marvel memutuskan untuk melanjutkan sekuel untuk menghormati mendiang aktor. Namun, Marvel menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan recast untuk sosok T’Challa.

Untuk mengubah keputusan Marvel dan Disney, fans memulai petisi di Change.org. Petisi tersebut menyerukan agar Disney tidak membunuh karakter T’Challa, tetapi melakukan recast sehingga ia dapat terus menginspirasi penggemar dalam karakter tersebut.

“Cara nomor satu untuk membunuh seorang legenda, adalah berhenti menceritakan kisah mereka,” tulis petisi yang dibuat fans.

“#RecastTChalla bukan seruan untuk menggantikan Chadwick Boseman. Tidak ada yang bisa melakukan itu. Seruan itu juga tidak meminta penggantian segera. Seruan ini juga bukan untuk mengganti Black Panther dengan Suri (adik T’Challa). Petisi ini hanya meminta untuk melanjutkan penggambaran T’Challa di Marvel Cinematic Universe (MCU).”

‘Black Panther: Wakanda Forever’ rencananya akan yang di bioskop pada 11 November 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini