Duh! Pacar Sooyoung SNSD Ini Pernah Dilaporkan ke Polisi Gegara Disangka Orang Gila

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Dalam video terbaru yang diunggah oleh Netflix Korea, Jung Kyung Ho berbagi cerita lucu. Pacar Sooyoung Girls’ Generation (SNSD) ini pernah dilaporkan ke polisi oleh tetangganya.

Pada Selasa 20 Juli 2021, Netflix Korea merilis video wawancara dengan aktor ‘Hospital Playlist’ yang mulai ditayangkan kembali pada tanggal 17 Juni itu. Jung Kyung Ho pun membagikan beberapa cerita di balik layar ‘Hospital Playlist’ termasuk cerita di mana seseorang menelepon polisi karena mereka pikir dia adalah orang gila.

Jung Kyung Ho memulai ceritanya dengan mengatakan, “Ketika saya memulai sebuah proyek, saya suka pergi ke sauna sebelum bekerja. Saya suka perasaan menyegarkan setelah berkeringat. Pada hari-hari saya tidak bisa pergi ke sauna, saya benar-benar berjalan di sekitar pantai di lingkungan mengenakan jaket tebal sambil mendorong anjing saya di kereta dorong di tengah musim panas.”

Dia melanjutkan, “Kemudian pada suatu hari, saya pulang ke rumah setelah berjalan-jalan. Kemudian polisi datang dan membunyikan bel pintu saya. Saya bertanya apa yang terjadi dan polisi mengatakan mereka menerima laporan yang mengatakan bahwa seseorang melihat orang gila.”

“Sekarang foto saya ada di halaman web pusat komunitas lingkungan kami. Dikatakan ini adalah ‘Jung Kyung Ho, jadi tolong jangan takut.’ Jadi sekarang orang-orang hanya menyapa saya dan berjalan melewati saya,” lanjutnya.

Tonton video lengkapnya di bawah ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini