Duh, Hotman Paris Ngaku Sering Pisah Ranjang dengan Istri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengacara Hotman Paris mengaku sering pisah ranjang dengan istrinya. Kenapa ya? Apakah sang istri cemburu?

Hotman dikelilingi banyak wanita cantik yang bekerja sebagai aspri alias asisten pribadi. Wajar jika sang istri merasa cemburu. Eits, tapi bukan itu penyebab Hotman dan istri sering pisah ranjang.

Ternyata, Hotman dan istri sering pisah ranjang di era pandemi Covid-19. Jadi, pisah ranjang bukan karena bertengkar atau ada rasa cemburu.

“Kadang (sekamar) kadang nggak,” ujar Hotman, di channel YouTube Melaney Ricardo.

Hotman mengaku kerap pisah ranjang karena sering beraktivitas di luar rumah. Dia khawatir menularkan Covid-19 ke istri.

“Saya itu kan paling sering keluar, jadi demi keamanan bersama (tidur terpisah). Bukan gara-gara berantem,” katanya.

Memiliki rumah besar, Hotman tak kesulitan tidak berpisah dengan istri. Pasalnya, ada banyak kamar yang bisa ditempati.

“Kamar tidur kami banyak dan sudah terbiasa sendiri-sendiri pas Corona. Jadi lebih aman kan?” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini