Drama Baru Lee Min Ho ‘Pachinko’ akan Tayang pada Maret 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Setelah sekian lama belum main drama lagi. Akhirnya Lee Min Ho bermain peran di drama barunya yang berjudul ‘Pachinko’.

Sebenarnya kabar ini telah beredar sejak dua tahun lalu. Namun peresmian jadwal penayangannya baru diumumkan pada Kamis, 27 Januari 2022

Melansir dari Yeonhap News, drama yang diperankan oleh Lee Min Ho ini akan tayang di AppleTV+ pada 25 Maret 2022. Drama ini akan memiliki total 8 episode yang akan ditayangkan secara serentak tiap Jumat.

Namun khsuus pada hari penayangan perdananya, AppleTV+ akan menayangkan tiga episode sekaligus. Drama ini akan menjadi proyek global yang akan menampilkan tiga bahasa, yakni Korea, Jepang, dan Inggris.

‘Pachinko’ merupakan sebuah adaptasi novel populer karya Min Jin Lee dengan judul yang sama. Nantinya drama ini akan mengisahkan tentang empat generasi keluarga imigran Korea.

Ceritanya dimulai dengan kisah cinta yang terlarang dan berhubungan dengan kronik perang dan perdamaian, cinta dan perpisahan, kemenangan dan penghakiman.

Duh, gak sabar ya gaes!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini