Donnie Yen dan Keluarga Kecilnya yang Sederhana Banget

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Donnie Yen, siapa tak kenal aktor laga Hong Kong ini. Film-filmnya, terutama Ip Man menampilkan aksi memukau Donnie dengan jurus-jurus kung fu yang keren.

Namun, di balik kehebatannya sebagai aktor bela diri, Donnie Yen adalah kepala keluarga sekaligus bapak yang penyayang kepada istri dan kedua anaknya.

Ia juga dikenal sebagai aktor yang sederhana, jarang memamerkan kemewahan di publik, apalagi di media sosial. Padahal, sebagai seorang aktor papan atas, Donnie bisa saja tampil glamor.

Potret kesederhanaan keluarga Donnie Yen terekam dalam akun Instagramnya @donnieyenofficial.

Donnie Yen menikahi mantan ratu kecantikan, Cissy Wang setelah tiga bulan berpacaran. Ia dikaruniai dua anak, yakni Jasmine dan James Yen.

Faktanya, Cissy Wang adalah istri kedua Donnie Yen. Sebelumnya, pada 1993, Donnie menikahi Leung Zing-ci di Amerika Serikat. Namun tak sampai setahun, pernikahan itu kandas.

Dari pernikahan dengan istri pertamanya, Donnie dikaruniai seorang putra yang kemudian diberi nama Jeff Yen, lahir tahun 1995.

Kini Donnie Yen sudah berusia 57 tahun. Ia lahir pada 27 Juli 1963 di Guangzhou, Cina. Ibu Donnie Yen, bernama Bow Sim-Mark adalah seorang Master Tai Chi. Ibunya bukan hanya sebagai orang tua, namun juga berperan sebagai guru bela diri.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini