David Dituduh Menggelapkan Uang, Band ‘NOAH’ Kena Dampak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – David dituduh menggelapkan uang 1,15 miliar Rupiah. Kasus yang ternyata berdampak pada band ‘NOAH’.

Pria bernama lengkap David Kurnia Albert Dorfel dilaporkan ke polisi atas dugaan penggelapan yang senilai 1,15 miliar Rupiah. David dilaporkan seorang wanita bernama Lina Yunita ke Polda Metro Jaya, Kamis 5 Agustus 2021.

Manajer ‘NOAH’, Benyo mengatakan, tuduhan yang dialamatkan kepada David berdampak pada pekerjaan band. Banyak klien yang menanyakan soal kasus tersebut.

“Ya tentunya dengan semua pemberitaan negatif akan punya dampak ke perusahaan. Memang adanya ini semua, klien pada nanya kenapa ada seperti ini,” katanya.

“Kita jawab, ini kita lagi coba untuk membereskan. Salah satu kegiatan malam ini juga menjelaskan duduk persoalannya seperti apa. Ini yang kita sayangkan dan mudah-mudahan ini bisa cepat selesai dengan cara yang terbaik,” ujarnya.

Dengan adanya klarifikasi dari David, dia berharap semuanya jadi jelas dan orang tahu permasalahan sebenarnya seperti apa.

“Ya ini klarifikasi supaya orang tahu masalah ini seperti apa, tanpa mengesampingkan niat baik David untuk mediasi. Saya yakin juga bahwa dalam hal ini saya tahu banget David untuk hal-hal seperti ini dia tidak akan melakukan penggelapan segala macam,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini