Diterawang Anak Indigo, Vicky Prasetyo Akui Pakai Ilmu Hitam Demi Gaet Cewek?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presenter Vicky Prasetyo kerap dicurigai pakai ilmu pelet. Bagaimana tidak, mantan suami Angel Lelga itu memang dikabarkan dekat dengan sejumlah cewek cantik.

Usut punya usut, rupanya Vicky memang suka main-main dengan hal mistis. Hal ini diungkap seorang anak indigo bernama Ephin, kenalan Robby Purba hadir dalam program acara “Okay Bos”.

Awalnya, Ephin diminta untuk menerawang rumah Raffi Ahmad serta ‘kiriman’ dari orang-orang yang berniat jahat kepada keluarga suami Nagita Slavina itu. Tak disangka, Ephin justru ingin mengungkap fakta menarik tentang Vicky.

“Malah kayaknya adanya Om Vicky,” ungkap Ephin dalam acara “Okay Bos” yang diunggah di kanal YouTube Trans7 pada Rabu 26 Agustus 2020.

Ephin mengungkapkan bahwa Vicky Prasetyo tertarik dengan dunia mistis. “Om Vicky itu kalau Ephin lihat sebenernya juga suka, mungkin suka bermain-main sama hal-hal seperti itu (mistis),” lanjutnya.

Mendengar perkataan tersebut, Raffi pun merasa penasaran. “Maaf nih, pernah melet sebelumnya atau pernah apa nggak? ilmu pelet ilmu hitam pernah nggak?” tanya Raffi.

Mendengar ucapan Ephin, Vicky tampak terkejut. Ia pun mengaku apabila dirinya memang sempat melakukan tapa bersama Charly, vokalis ST12.

“Tapi kalau tapa kayak gitu pernah, iya diajak sama Charly noh, ST12. Iya bener, kalau gue jujur iya tapa. Kayak tapa gitu namanya tapa ngalong,” ucap Vicky.

“Terus ama gue pernah di Kudus itu gue direndem di sungai. Aku direndem di situ nggak pakai apa-apa. Tapi kita nggak boleh melek, merem terus, kita nggak tahu nih yang keluar ular, lindung atau apa,” jelas Vicky.

“Aku ini nggak pernah ngomong nih, baru kali ini, memang pernah,” kata dia.

Raffi yang penasaran kemudian bertanya kepada Vicky apa maksud dan tujuannya bertapa. Sambil bisik-bisik ke Robby, Ephin pun membeberkan tujuan Vicky tersebut.

“Kata Ephin sih biar banyak cewek-cewek yang nempel,” tutur Robby menyampaikan ucapan Ephin yang dibisikkan kepadanya.

“Iklannya sih begitu Aa Bos. Tapi sebenernya sih maaf ya, maaf banget, bukannya ngeremehin dunia begituan, atau mungkin juga akunya yang gagal ya. Ya ilmu mah nggak didapet malah paginya malah masuk angin,” tutup Vicky.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini