Barli Asmara Meninggal, Akun Instagramnya Dibanjiri Ucapan Duka

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar duka datang dari desainer kenamaan Indonesia, Barli Asmara yang dikabarkan meninggal dunia di Bali pada hari ini, Kamis 27 Agustus 2020 pukul 15.00 WITA. Ia wafat pada usia 42 tahun.

Kabar duka ini disebarkan oleh pihak keluarga lewat insta story dari akun resmi Barli, @Barliasmara.

Postingan insta story Barli Asmara (instagram:barliasmara)

Setelah kabar duka ini tersebar, kolom komentar postingan di akun Barli juga ramai dibanjiri ucapan duka. Mulai dari artis-artis hingga influencer ternama. Mereka merasa kehilangan yang sangat mendalam sekaligus kaget karena tidak mengetahui apakah desainer ini memiliki riwayat penyakit atau tidak.

“Love you kakak Barli Asmara,” tulis artis Naysila Mirdad.

“Innalillahi wa inna ilaihi rodjiun, Barli sayang, may you rest in love,” tulis Reissa Brotoasmoro.

“Ya Allah kak, masih gak percaya,” tulis Sinyorita Esperanza.

“Kakkk beneran? Bener-bener gak nyangka bulan lalu photoshoot ini kakak masih baik-baik aja, sehat! You’ll be forever missed kak,” tulis influencer, Jovi Adhiguna.

Belum diketahui apa penyebab kematian Barli. Pihak keluarga maupun kerabat juga belum ada yang memberi komentar terkait wafatnya sang desainer.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini