Demi Peran, Berat Badan Prilly Latuconsina Naik 7 Kg

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAPrilly Latuconsina selalu totalitas ketika mendalami sebuah peran. Dia harus menaikkan berat bedan demi main di serial ‘I Love You Silly’

Di Instagram-nya, Prilly me-repost postingan Monty Tiwa. Tampak dua foto berbeda dimana yang satu saat dirinya masih sedikit berisi demi tampil sebagai Lily di serial ‘I Love You Silly’ dan foto satu lagi sudah kembali normal.

Prilly sebelumnya harus menaikkan berat badan 5-7 kg untuk memerankan Lily. Kemudian, dia bisa langsung menurunkan berat badannya lagi demi tampil di proyek selanjutnya.

Monty Tiwa menceritakan bagaimana profesional dan totalitasnya Prilly dalam mendalami perannya di sebuah serial atau pun film.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by monty tiwa (@montytiwa)

“FUN FACT : Menyambut penayangan perdana @iloveyousilly.series, saya ingin sharing sebuah info menarik tentang usaha @prillylatuconsina96 dalam mempersiapkan diri untuk menjadi Lily,” tulis Monty.

“Beberapa minggu sebelum shooting, Prilly mendadak gemar makan. Hari pertama shooting, dia berhasil menaikan berat badan sebanyak 5-7 kg untuk menghadirkan sosok Lily sesuai yang saya inginkan,” katanya.

“Lalu setelah selesai shooting, dalam sebulan dia langsung menurunkan beratnya lagi demi peran baru di proyek lain,” ungkapnya.

Postingan Monty di re-post oleh Prilly. Dia menyebut, sangat menyukai pekerjaannya sebagai aktris.

“Rela naikin BB 5-7 Kg untuk LILY! Dan buru-buru diet lagi untuk project film selanjutnya! And i did it! well… i love my job!” tulis Prilly.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini