Demi ‘Nevertheless’, Song Kang Rela Diet

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Korea Selatan, Song Kang nampaknya totalitas memainkan drama Korea terbaru, Nevertheless. Lewat drakor ini, Song Kang beradu akting dengan bintang The World of the Married, Han So Hee.

Terbaru, Song Kang rela melakukan diet untuk memaksimalkan perannya di drama ini. Ia akan berperan sebagai seorang mahasiswa bernama, Park Jae-uhn.

“Ketika saya menjadi Jae-uhn dia adalah pria yang baik dia memiliki tatapan yang dingin jadi saya berusaha keras untuk membuat tatapannya terlihat lebih tajam jadi saya diet, saya turun 5 kilogram,” kata Song Kang.

Lebih lanjut, bintang drama Sweet Home ini juga menjelaskan sosok Jae-uhn yang ia perankan. Menurutnya, Jae-uhn adalah sosok yang cuek dan tak banyak bicara.

“Jae-uhn adalah tipikal yang tidak banyak bicara tentang perasaannya, jadi saya agak sulit membawakan sisi tersebut lewat dialog saat ia marah, sedih, senang,” ungkapnya.

Drama terbaru Song Kang ini tentu dinantikan para pecinta K-drama. Apalagi, ia akan beradu akting dengan Han So Hee yang sebelumnya terkenal sebagai pelakor di drama The World of the Married.

Drama Korea Nevertheless merupakan drama yang diadaptasi dari webtoon dengan judul yang sama. Drama ini menceritakan romansa muda-mudi yang tidak mempercayai cinta tetapi yang ingin berkencan.

Nevertheless tayang di JTBC setiap Sabtu. Drama ini juga akan tayang di platform streaming Netflix 19 Juni 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini