Deddy Corbuzier Pamit dari Medsos dan Podcast, Kenapa Ya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Deddy Corbuzier tiba-tiba mengumumkan pamit dari media sosial dan podcast di YouTube. Tidak diketahui alasan di balik keputusan itu.

Deddy adalah salah satu selebritas yang aktif di media sosial dan podcast YouTube. Bahkan, di podcast miliknya, sudah banyak tokoh-tokoh terkenal yang hadir.

Tidak main-main, jumlah views setiap podcastnya mencapai jutaan. Deddy pernah mewawancarai secara eksklusif mantan Menteri Kesehatan, Sita Fadilah Supari, yang merupakan terpidana korupsi.

Deddy mengumumkan pamit dari media sosial dalam unggahannya di Instagram. Dia tidak menyebutkan apa alasannya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Deddy Corbuzier, Ph.D (@mastercorbuzier)

 

“Karena beberapa alasan, sat ini saya berhenti dari semua media sosial, podcast, dan WhatsApp. Deddy Corbuzier,” tulisnya dalam bahasa Inggris.

Deddy mematikan kolom komentar postingannya. Selain itu, mantan mentalist itu menulis sebuah caption dalam bahasa Inggris.

“Even in the sheath the sword must be sharp – so too must the mind and the spirit be within the body,” tulisnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini