Menpora Jamin Izin Liga 1 Terbit, Polri: Masih dalam Proses

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjamin izin Liga 1 akan terbit pada 27 Agustus. Tapi, Polri mengatakan, izin masih dalam proses.

Liga 1 dijadwalkan digelar pada 20 Agustus sesuai rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Tapi kemudian, kick-off diundur hingga 27 Agustus. Menpora Amali menjamin izin Liga 1 akan diterbitkan.

“Saya berkomunikasi langsung dengan Polri. Polri tidak keberatan. Sudah dikomunikasi kepada pihak PSSI kita putuskan Loga 1 digelar pada 27 Agustus 2021,” kata Menpora Amali, dalam jumpa pers virtual beberapa hari lalu.

Izin dari pihak kepolisian merupakan salah satu syarat bisa menggelar kompetisi, apalagi saat ini sedang berada di tengah pandemi Covid-19. Kadiv Humas Polri, Inspektur Jendeal Argo Yuwono mengatakan, izin Liga 1 masih diproses.

“Sementara masih dalam proses. Untuk liga nanti kami akan memberikan konpers (konferensi pers) tersendiri,” ujarnya, kepada wartawan.

“Nanti dengan bapak Menpora, artinya nanti kami akan memberikan informasi kepada teman-teman kapan nanti akan kita berikan izin,” katanya.

Kompetisi Liga 1 sudah dihentikan sejak pertengahan Maret 2020 karena pandemi. Rencana melanjutkan kompetisi belum juga terwujud hingga saat ini. Sebelumnya, sempat digulirkan kompetisi pramusim Piala Menpora sebagai acuan untuk menggelar Liga 1.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini