Cewek Wajib Tahu, Cara Mengatasi Sunburn

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kekhawatiran yang paling umum, setelah lama berada di bawah sinar matahari adalah kulit terbakar atau sunburn.

Sunburn disebabkan karena paparan sinar UV yang berlebihan dari matahari atau sumber lain seperti tanning bed, sunlamps, dll.

Dengan paparan sinar matahari berulang kali, kulit mulai terlihat gelap, kusam, kasar, dan berubah warna.

Madhumeeta Dhar, Chief Research Officer, Plantas menyarankan beberapa cara untuk mengatasi sengatan matahari.

  1. Selalu gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau 50
  2. Diperlukan untuk mengoleskan tabir surya setiap dua jam atau lebih sering jika Anda berkeringat banyak atau berenang.
  3. Disarankan untuk menghindari sinar matahari di tengah hari, terutama antara pukul 10:30 hingga 15:00. karena sinar UV yang menyebabkan kulit terbakar adalah yang paling kuat selama ini.
  4. Disarankan untuk memakai pakaian tertutup yang melindungi kulit Anda dari sinar matahari langsung. Pakaian tertutup seperti celana panjang berlengan panjang, dan topi bertepi lebar.
  5. Pakai kacamata hitam yang menyaring sinar UV.
  6. Kacamata membantu Anda melihat lebih baik saat berada di bawah sinar matahari. Mereka juga membantu melindungi mata Anda dari pengembangan katarak. Saat membeli kacamata hitam baru, pastikan kacamata tersebut menghalangi sinar UVA dan UVB matahari.

Selain itu, ada beberapa pengobatan rumahan yang bisa dilakukan untuk menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari.

Air Dingin

Salah satu cara paling terkenal untuk mengobati peradangan adalah dengan mendinginkan area yang terkena dengan bantuan air dingin.

Ini adalah cara yang efektif untuk segera membantu kulit terbakar, bahkan jika sedang berada di luar, coba saja melompat ke dalam air, baik di kamar mandi, danau, sungai, atau laut.

Soda Kue dan Oatmeal

Salah satu cara paling efektif untuk mengobati kulit terbakar sinar matahari adalah dengan mencampurkan satu sendok makan soda kue ke dalam ember atau bak mandi yang berisi air dingin dan rendam selama sekitar 15 hingga 20 menit untuk membantu meminimalkan kerusakan akibat sinar matahari.

Menambahkan secangkir gandum ke dalam bak mandi juga menenangkan iritasi dan membantu kulit mempertahankan kelembapan alaminya.

Lidah Buaya

Gel di dalam tanaman sukulen ini telah digunakan selama berabad-abad untuk segala macam penyakit, mulai dari sakit perut hingga infeksi ginjal. Ini juga pereda sengatan matahari yang paling sering ditemukan di atas meja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini