Cewek Ini Makan Makanan Favorit BTS Selama Seminggu, Setiap Hari Beda Member

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Seorang ARMY (penggemar BTS) mencoba makan makanan seperti idolanya selama seminggu. Ia adalah Joelle dari Buzzfeed.

Jeolle menantang dirinya sendiri untuk memakan makanan yang pernah dimakan BTS selama seminggu. Jangan salah paham, ini tidak dilakukan untuk diet.

Dia dengan sengaja membuat hidangan favorit anggota dan makanan ikonik Korea lainnya. Menu setiap harinya melambangkan anggota yang berbeda.

Joelle memulai minggunya dengan roti kacang merah manis yang menurutnya akan dinikmati RM, ditambah kopi dalgona yang mengacu pada streaming langsung yang dilakukan RM dengan Jimin ketika mereka mencoba membuat minuman lezat.

Pada siang harinya ia makan kalguksu atau mie potong pisau. Ini adalah salah satu makanan favorit RM. Kemudian mengakhiri hari dengan samgyeopsal, atau perut babi panggang, untuk makan malam.

Di hari Selasa adalah Jimin. Joelle memulai hari libur dengan sepiring buah sederhana, seperti yang disebutkan Jimin sebelumnya bahwa dia menyukai buah.

Karena Jimin mengatakan bahawa dia suka daging, dia membuat bulgogi bibimbapnya untuk makan siang. Makan malam adalah makanan favorit Jimin, kimchi jjigae atau sup kimchi.

Rabu adalah J-Hope. Pemilik nama Jung Ho Seok itu mengatakan dia menyukai makanan tradisional Korea, jadi Joelle memulai hari dengan beberapa kimbap segar. Untuk makan siang, ia makan kimchi bokkeumbap atau nasi goreng kimchi yang pernah dinikmati J-Hope saat siaran langsung.

Di malam harinhyam ia memilih makanan cepat saji populer yang beberapa kali disebut grup sebagai favorit mereka, yakni In-N-Out.

Joelle memulai hari Kamis dengan salah satu favorit V, japchae atau mie tumis. Makan siang adalah hidangan Korea populer lainnya, jajangmyeon, atau mie kacang hitam, mengacu pada salah satu episode ‘BTS Run!’ di mana V harus makan jajangmyeon dengan tenang.

Dan tentu saja dia tidak bisa menutup hari tanpa Panda Express, sebuah restoran yang sering disebutkan V dalam wawancara.

Jumat adalah untuk Suga. Tidak ada hari yang lengkap tanpa makan banyak jeruk keprok, Suga memang suka jeruk keprok.  Makan siang adalah makanan lezat ayam goreng dan bir Korea, berapa kali boy group beranggotakan 7 orang itu makan atau menyebutkannya.

Suga adalah anggota lain yang menyukai daging. Jadi, untuk makan malamnya, Joelle memilih galbi atau iga pendek yang diasinkan.

Sabtu adalah hari makan besar seperti halnya hari Jin.  Dia teringat streaming langsung ketika Jin mengatakan paket bumbu ramen membuat apa pun terasa enak, jadi dia keluar untuk mengujinya.

Jadi untuk sarapan, dia membuat telur orak-arik menggunakan paket bumbu ramen dan ternyata ternyata sangat enak.  Makan siang adalah salah satu favorit Jin, naengmyeon atau sup mie soba dingin.

Makan malam adalah acara yang menyenangka karena Jin telah menyebutkan salah satu makanan favoritnya adalah lobster.

Hari terakhir, yakni Minngu adalah harinya Jungkook. Dia menyebutkan bahwa dia telah melihat Jungkook makan selai kacang, nutella, dan roti pisang berulang kali di video di balik layar, jadi dia memutuskan untuk membuatnya untuk sarapan.

Karena Jungkook adalah pencinta karbohidrat, dia memutuskan untuk membuat tteokbokki atau kue beras rebus pedas untuk makan siang. Untuk mengakhiri tantangannya itu, dia pergi dengan pizza, makanan yang dia dan Jungkook suka.

Joelle mengatakan hari favoritnya adalah hari Suga, lengkap dengan es americano, jeruk keprok, ayam goreng Korea, dan galbi. Tonton video lengkapnya di bawah ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini