Cara Mencegah Kanker Payudara, Ini 5 Makanan yang Bisa Dikonsumsi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA Setiap tahunnya pada tanggal 26 Oktober diperingati sebagai Hari Kanker Payudara Sedunia.

Peringatan tahunan ini bertujuan mengedukasi dan menyebarkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya, penyebab, gejala, tindakan pencegahan, hingga pengobatan jikaterkena penyakit kanker payudara.

Kanker payudara bukan kasus yang ringan karena penyakit inimerupakan penyebab kematian terbesar kedua pada wanita setelah kanker serviks atau leher rahim menurut data OrganisasiKesehatan Dunia (WHO).

Bulan Oktober juga merupakan bulan Breast Cancer Awareness. Cegah kanker payudara sedini mungkin dengan rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) atau denganmamografi

Kanker payudara adalah salah satu jenis penyakit yang ditakutkan oleh wanita. Tidak mengherankan, kanker payudaradapat membahayakan kondisi tubuh pengidapnya dan bahkan bisa berakibat pada kematian. Untuk itu, Bunda harus tahubeberapa cara mencegah kanker payudara.

Menurut studi yang diterbitkan oleh Nutrientskanker payudara menjadi kanker paling umum dan ganas kedua di dunia, denganlebih dari 2 juta kasus baru didiagnosis pada tahun 2018.

Masih dari jurnal yang sama menunjukkan beberapa faktor risiko penyebab kanker payudara, seperti faktor usia yang sudah tua, faktor genetikmenoupose, usia kehamilan pertama di atas30 tahun, penggunaan obat-obatan hormonal setelah menopause, tidak pernah menyusui, dan infertilitas.

Hal ini membuat banyak wanita yang ingin mengetahui caramencegah kanker payudara.

Daftar Makanan dalam Cara Mencegah Kanker Payudara.

Apa saja? Yuk, disimak di bawah ini!

1. Kopi

Para ilmuwan di Universitas Fudan di China, menemukanbahwa dengan minum satu cangkir kopi setiap hari dapatmengurangi risiko kanker hingga 3 persen.

Cara mencegah kanker payudara dengan kopi sebaiknya tanpagula ataupun tambahan susu ya, Moms.

Kopi juga memberikan efek lebih besar pada wanita yang menggunakan obat terapi hormon tamoxifen, yaitu pengobatanstandar untuk pasien kanker payudara reseptor-positif estrogen.

Sebuah studi dari Lund University di Swedia, juga menunjukkan bahwa wanita yang minum dua atau lebih cangkir kopi per harisambil minum obat, mampu mengurangi kemungkinankambuhnya kanker payudara kedua.

2. Apel

Cara mencegah kanker payudara selanjutnya bisa dengan mengonsumsi buah apel yang sudah matang bersama kulitnya, karena mengandung senyawa untuk melawan kanker.

Menurut penelitian Cornell University, triterpenoid dan phytochemical merupakan senyawa dalam kulit apel yang dapat menghambat atau membunuh pertumbuhan tumor dalamsel kanker payudara.

3. Ikan Salmon

Salmon adalah jenis ikan jaya omega – 3 yang populer dan mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Peneliti China telah mengkaji 21 studi dan menemukan bahwamengonsumsi asam lemak tak jenuh (omega 3), mampumengurangi hingga 14 persen risiko kanker payudara.

Hal ini dikarenakan, asam lemak omega 3 mempunyai sifat anti radang, yang bisa menurunkan kepadatan payudara pada wanita pascamenopause dan obesitas.

Hal ini sangat penting karena payudara yang padat bisa 6 kali lebih mungkin terkena kanker.

Berkat kualitas-kualitas tersebut, ikan salmon termasuk kedalam makanan sebagai cara mencegah kanker payudara.

4. Brokoli

Brokoli adalah keluarga sayuran silangan, yang juga termasuk kangkung, bok choy, kol, lobak dan kembang kol. Nutrisi utama dalam kelompok sayuran ini mampu menghentikanpertumbuhan sel kanker payudara.

Tetapi sebuah studi dari Roswell Park Cancer Institute menunjukkan bahwa makanan ini termasuk cara mencegah kanker payudara pada wanita premenopause.

5. Wortel

Wortel tidak hanya baik untuk kesehatan mata, tetapi juga masuk ke daftar makanan cara mencegah kanker payudara. Sejumlah besar karotenoid, sejenis pigmen pada wortel dapatmenurunkan risiko kanker payudara hingga 28 persen.

Menurut sebuah studi dari International Journal Of Cancer, alfa-karoten dan beta-karoten dalam wortel dapat menurunkan risiko pertumbuhan kanker payudara kedua dan kematian akibat kanker payudara sebanyak 68 persen.

Itulah jenis-jenis makanan cara mencegah kanker payudara.

Jika Bunda ingin menghindari penyakit ini, sebaiknya perbanyakmengonsumsi makanan dan minuman tersebut, ya.

Yuk, mulai hidup sehat!

Reporter : Nabila Kuntum Khaira Umma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pelatihan Kopdes Merah Putih Makin Aman, Relevan, dan Menguatkan Aspek Manajerial

Oleh: Citra Kurnia Khudori )*Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal ataubanyaknya anggota, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Sama halnya dengan Koperasi Desa Merah Putih, penguatankapasitas para manajer menjadi faktor penting agar koperasi mampu berkembangsebagai motor penggerak ekonomi desa yang profesional dan berkelanjutan.Karena itu, penyempurnaan konsep pelatihan bagi calon manajer Koperasi DesaMerah Putih merupakan langkah yang patut diapresiasi. Penyesuaian materipelatihan menunjukkan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses pembekalan lebih relevan dengan kebutuhan pengelolaan koperasi sekaligusmampu menjawab berbagai masukan yang berkembang di masyarakat.Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa istilah latihan dasar militer (latsarmil) tidak lagidigunakan dalam program pembekalan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Sebagai gantinya, pelatihan difokuskan pada pembekalan bela negara dan peningkatan kompetensi yang mendukung kemampuan kepemimpinan sertapengelolaan organisasi.Menurut Rico, perubahan tersebut merupakan bentuk penyempurnaan konsep agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Program ini sama sekalitidak diarahkan untuk membentuk calon manajer menjadi personel militer, melainkanmembangun karakter disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan etos kerja yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.Ia juga menegaskan bahwa materi yang diberikan telah disesuaikan dengankebutuhan dunia manajerial. Pembekalan bela negara diposisikan sebagaipendidikan karakter yang bertujuan memperkuat integritas, kedisiplinan, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian kepadamasyarakat.Karakter disiplin dan kepemimpinan yang menjadi bagian dari pembekalan belanegara justru dapat menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi-fungsitersebut. Nilai-nilai tersebut bersifat universal dan telah lama diterapkan dalamberbagai program pengembangan kepemimpinan di banyak institusi.Meski demikian, pemerintah juga menunjukkan sikap adaptif dengan melakukanevaluasi terhadap konsep pelatihan. Respons terhadap berbagai masukan publikmenjadi bagian dari proses penyempurnaan agar pelaksanaan program semakinditerima oleh masyarakat luas.Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjelaskanbahwa durasi pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih turut disesuaikanmenjadi sekitar satu setengah bulan. Penyesuaian tersebut dilakukan agar materipembekalan lebih efektif, fokus, dan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasidi lapangan.Dudung mengungkapkan, pelatihan tetap diarahkan pada peningkatan kapasitaskepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan manajerial para peserta. Denganwaktu yang lebih efisien, calon manajer diharapkan dapat segera kembali ke daerahmasing-masing untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalammengembangkan koperasi desa.Penyesuaian durasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah lebihmengutamakan kualitas pembelajaran dibandingkan lamanya pelatihan. Yang terpenting bukan seberapa panjang proses pendidikan berlangsung, melainkansejauh mana kompetensi yang dibutuhkan benar-benar dapat dikuasai oleh peserta.Di sisi lain, kebutuhan pengelolaan koperasi modern memang semakin kompleks. Manajer tidak hanya dituntut memahami aspek administrasi, tetapi juga mampumembaca peluang usaha, memanfaatkan teknologi digital, mengelola risiko, sertamembangun jejaring kemitraan dengan berbagai pihak.Karena itu, materi pelatihan yang berorientasi pada penguatan kapasitas organisasimenjadi semakin relevan. Koperasi yang dikelola secara profesional memilikipeluang lebih besar untuk tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakatdesa.Komitmen pemerintah untuk menjaga relevansi pelatihan juga tercermin dalampenyempurnaan substansi materi yang diberikan kepada peserta. Berbagai materiyang dinilai tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan calon manajer kemudiandisesuaikan agar fokus pembelajaran tetap berada pada peningkatan kapasitaskepemimpinan dan tata kelola.Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyampaikan bahwa materi menembaktidak lagi dimasukkan dalam pembekalan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kurikulum agar pelatihan lebih relevan dengan tujuan pengembangan kompetensi peserta.Kini pembekalan lebih difokuskan pada nilai-nilai bela negara dan pembentukankarakter. Dengan demikian, pelatihan benar-benar diarahkan untuk mendukungkeberhasilan pengelolaan koperasi, bukan untuk memberikan kemampuan yang berada di luar kebutuhan tugas para manajer.Penyempurnaan kurikulum tersebut membuktikan bahwa pemerintah membukaruang evaluasi dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Fleksibilitas semacamini penting agar kebijakan publik dapat terus berkembang mengikuti aspirasimasyarakat tanpa kehilangan tujuan utamanya.Perlu dipahami oleh semua pihak bahwa keberhasilan Koperasi Desa Merah Putihakan sangat ditentukan oleh kualitas para pengelolanya. Investasi pada pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah strategis agar koperasimampu menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional, transparan, dan berdayasaing.Dengan konsep pelatihan yang semakin aman, relevan, dan berorientasi pada penguatan aspek manajerial, pemerintah memberikan fondasi yang lebih kokoh bagilahirnya para manajer koperasi yang berintegritas. Dengan begitu, Koperasi DesaMerah Putih memiliki peluang lebih besar untuk menjadi motor penggerak ekonomidesa sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.)* Pemerhati isu sosial-ekonomi
- Advertisement -

Baca berita yang ini