Bukan Tuduhan Pencemaran Nama Baik, Dokter Richard Lee Ditangkap karena Hal Ini!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dokter Richard Lee bikin geger publik usai ditangkap paksa oleh pihak kepolisian di kediamannya, pada Rabu 11 Agustus 2021. Usut punya usut, penangkapan itu buntut dari perseteruan dirinya dengan aktris, Kartika Putri.

Namun, pihak Polda Metro Jaya meluruskan hal tersebut. dr. Richard Lee ditangkap bukan perihal perseteruannya dengan Kartika, melainkan atas kasus akses ilegal terhadap akun Instagram yang telah disita oleh pengadilan.

“Ini terjadi ilegal akses dan pencurian oleh seseorang, kemudian dilakukan lidik dan sidik oleh penyidik. Berdasarkan lidik ternyata yang lakukan ilegal akses dan pencurian akun di barbuk penyidik ini dilakukan sendiri oleh RL,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kamis 12 Agustus 2021.

Hingga saat ini, akun tersebut sudah disita oleh pihak yang berwajib. Adapun, penyitaan akun Instagram Richard Lee ini dilakukan terkait penyidikan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Kartika Putri.

Dalam kasus ini, polisi masih mengupayakan mediasi dan selama proses penyidikan itu akun Instagram Richard Lee disita penyidik.

Sementara itu, nama dr. Richard Lee dan Kartika Putri sudah meramaikan jagat maya. Netizen pun berbondong-bondong memberi dukungan untuk Richard dengan menandatangankan petisi.

Lain dengan dr. Richard, Kartika pun bernasib sebaliknya. Namanya kini menjadi trending topic di Twitter dan banir hujatan.

Sebelumnya, dr. Richard Lee dan Kartika Putri bikin heboh di sosial media terkait masalah bahan berbahaya kosmetik yang di tengah di-endorse Karput. Merasa tak terima, Kartika pun melaporkan dr. Richard ke kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

UU Cipta Kerja Bermanfaat Menggerakan Perekonomian Nasional

Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) telah memberikan manfaat dan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan perekonomian nasional. UU...
- Advertisement -

Baca berita yang ini