Buat Ormas Islam yang Besok Demo di Depan Istana, Baca Doa Ini Agar Terhindar dari Kerusuhan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aksi penolakan UU Cipta Kerja masih akan berlanjut. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) juga akan menggelar aksi di depan Istana pada Selasa 13 Oktober 2020.

Sejumlah Ormas yang akan menggelar aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, adalah Front Pembela Islam (FPI) Gerakan Nasional Pengawal Fakta (GNPF) Ulama, PA 212 dan puluhan ormas lainnya. Dan, aksi pun akan dilakukan serempak di seluruh Indonesia.

Siapa pun yang turun ke jalan besok, diharapkan bisa menjaga ketertiban dan keamanan. Sebab, pada demo yang digelar pada 8 Oktober 2020 lalu berujung ricuh.

Ini tentu saja dapat menjadi hal yang sangat menakutkan untuk semua orang. Atau dalam keadaan seperti ini biasanya ada orang yang mencoba menghasut dan emosi menjadi lebih mudah terpancing.

Untuk menghindari itu semua, baca doa berikut ini:

Doa supaya tidak mudah terhasut provokator:

Buat Kamu Dalam surat Al-Baqarah, diceritakan bagaimana setan berjanji akan selalu menggoda anak cucu Adam hingga mereka masuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi. Karena itu Nabi Muhammad mengajarkan kita agar selalu berdoa memohon perlindungan dari godaan bisikan setan dengan membaca doa berikut ini

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Rabbi a’uudzibika min hamazaatisy syayaathiini wa a’uudzubika rabbi an yahdhuruun

Artinya: “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”. (QS. Al-Mukminun [23]: 97-98)

Jalaluddin al-Suyuti menjelaskan dalam Tafsir Jalalain, bahwa maksud dari bisikan setan adalah kecenderungan-kecenderungan jelek yang selalu dibisikkan setan untuk menghasut manusia melakukan hal-hal buruk. Sehingga Rasulullah meminta perlindungan Allah dari kedatangan setan-setan itu, karena mereka datang hanya membawa keburukan.

Doa menahan amarah yang bisa kita amalkan sebagai muslim:

1. Membaca ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

(A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim)

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk”.

2. Perbanyak baca istighfar

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

(Astaghfirullahal ‘azhiim)

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung”.

3. Membaca doa ini dengan khusyuk:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنَ الشَّيْطَانِ

(Allahummaghfir lii dzambii wadzhib ghoidzho qolbii wa ajirnii minasy syaithoon).

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kejahatan setan,”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini