MUI Pusat: Demo Omnibus Law Sudah Dipahami Pemerintah, Kurang Puas Bisa ke MK

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Demonstrasi tentang penolakan omnibus law cipta kerja (Ciptaker) yang dilakukan kemarin sudah dipahami pemerintah dan DPR. Jika kurang puas silakan ajukan langkah hukum ke Mahkamah Konstitusi.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Prof. Dr. KH, Noor Achmad MA dalam keterangannya, Senin 12 Oktober 2020.

Menurutnya, demonstrasi bertujuan menyampaikan tuntutan secara terbuka sehingga bisa diketahui masyarakat luas. Sebab di negara demokrasi seperti Indonesia demonstrasi menjadi hak warga negara.

“Saya punya keyakinan apa yang disampaikan dalam demonstrasi tentang Cipta Kerja sudah dipahami oleh DPR dan pemerintah,” demikian diungkapkan Noor Achmad.

Namun, dia mengajurkan kepada siapa saja yang perlu dipertegas dan diperinci sampaikan dengan mekanisme yang lebih konstitusional.

Hal tersebut dalam bentuk mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini